Pengamat Intelijen Nilai Sjafrie Sjamsoeddin Punya Loyalitas dan Kecepatan Kerja

Senin, 20 Mei 2024 - 16:58 WIB
"Apa yang ada di zaman Orde Baru yang baik kita tiru, yang tidak baik kita tinggalkan. Itulah namanya Reformasi, mau memajukan bangsa. Jadi tidak selamanya Orde Baru jelek," katanya.

Selama bertugas sebagai prajurit, Sjafrie terbukti mampu mengemban berbagai tugas, baik di belakang layar maupun di hadapan publik. Beberapa posisi yang pernah diemban Sjafrie antara lain Danton Grup 1 Komando Pasukan Sandi Yudha, Dangrup A Paspampres, Pangdam Jaya, Sahli Polhukam Panglima TNI, dan Kapuspen TNI.

Saat Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menjabat, Sjafrie juga dipercaya sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) periode 2010-2014. Di masa tersebut, Kementerian Pertahanan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Pak Sjafrie pernah dipercaya Presiden ke-6 kita untuk menjabat Wamenhan RI. Saat itu Kemenhan mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan," tambah Fauka yang merupakan mantan Anggota Tim Mawar ini.

Fauka menegaskan, dengan pengalaman mengelola Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista), Sjafrie adalah sosok yang handal. Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII) itu optimistis bahwa jika Sjafrie dipercaya menjadi Menhan, militer Indonesia akan semakin meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!