Soal Presidential Club, PDIP: Prabowo Kurang Pede Emban Tanggung Jawab atau Gimik Politik
Senin, 06 Mei 2024 - 08:07 WIB
Djarot pun mengingatkan, presiden sebagai kepala negara mempunyai hak prerogatif dan bertanggung jawab penuh atas jalannya pemerintahan dan kemajuan pembangunan bangsa. Untuk itu, Djarot menyarankan Prabowo agar membentuk presidential club dengan pemimpin negara lainnya. "Akan lebih baik apabila dibentuk presidensial club antar kepala negara yang mempunyai tujuan bersama yang kuat untuk mewujudkan perdamaian dunia," ucapnya.
Bung Karno, kata Djarot, telah memberikan contoh dan mempelopori pembentukan negara-negara Non Blok untuk memperjuangkan kemerdekaan negara terjajah di Asia dan Afrika. Selain itu, Djarot juga menilai, rencana Prabowo untuk membentuk Presidential Club hanya gimik politik.
Baca juga: Jokowi Sambut Baik Rencana Pembentukan Presidential Club
Djarot menduga, rencana pembentukan itu sengaja dibuat agar Prabowo terlihat seorang negawaran sejati. "Kemudian, usulan tersebut bisa jadi cuma basa basi atau gimik politik agar terlihat Pak Prabowo seorang negawaran sejati," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto memiliki rencana untuk mempertemukan secara rutin mantan Presiden Indonesia yang masih ada. Untuk itu, Prabowo akan membentuk 'Presidential Club.'
Bung Karno, kata Djarot, telah memberikan contoh dan mempelopori pembentukan negara-negara Non Blok untuk memperjuangkan kemerdekaan negara terjajah di Asia dan Afrika. Selain itu, Djarot juga menilai, rencana Prabowo untuk membentuk Presidential Club hanya gimik politik.
Baca juga: Jokowi Sambut Baik Rencana Pembentukan Presidential Club
Djarot menduga, rencana pembentukan itu sengaja dibuat agar Prabowo terlihat seorang negawaran sejati. "Kemudian, usulan tersebut bisa jadi cuma basa basi atau gimik politik agar terlihat Pak Prabowo seorang negawaran sejati," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto memiliki rencana untuk mempertemukan secara rutin mantan Presiden Indonesia yang masih ada. Untuk itu, Prabowo akan membentuk 'Presidential Club.'
Lihat Juga :