Soal Rencana Kedatangan 500 TKA China, Politikus PKS Ingatkan Kemenkumkam

Jum'at, 01 Mei 2020 - 11:50 WIB
Aboe Bakar Alhabsyi. Foto/Istimewa
JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Alhabsyi menilai rencana kedatangan 500 orang tenaga kerja asing (TKA) asal China membuat masyarakat iri hati dan menimbulkan keresahan, seolah warga China lebih diprioritaskan dari pada warga sendiri. Hal tersebut, kata Aboe, tidak boleh terjadi, pemerintah harus menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat sendiri.

"Saya minta Kemenkumham menjalankan fungsinya dengan baik, bukankah seharusnya para WNA ini tidak bisa masuk ke Indonesia," ujar Aboe dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/5/2020).



Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan, jangan sampai publik melihat ada pengistimewaan warga China. "Bukankah sudah ada Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia," katanya.

Dia mengatakan, aturan tersebut berlaku sejak 2 April 2020, seharusnya masih efektif sampai sekarang. "Tentu Dirjen Imigrasi harus konsisten melakukan pemberlakuan peraturan tersebut," ungkapnya. (Baca juga: Mendatangkan 500 TKA China di Tengah Pandemi Dinilai Aneh dan Konyol ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!