DPR: Indonesia Kuat Hadapi Dinamika Geopolitik Timur Tengah
Senin, 22 April 2024 - 15:12 WIB
"Indikator-indikator ini tentu menjadi bekal kita untuk tetap yakin dan optimistis bahwa ekonomi Indonesia masih tetap kuat di tengah risiko konflik Timur Tengah," ujarnya, Minggu (21/4/2024).
Kendati demikian, ada hal-hal yang patut diwaspadai dari adanya ketegangan di wilayah Timur Tengah. Terdapat potensi disrupsi pada suplai logistik di Selat Hormuz dan Laut Merah.
Apalagi selat ini berperan penting terhadap 30 persen jalur perdagangan minyak dunia. Selat Hormuz itu 33 ribu kapal minyak dan Laut Merah itu sekitar 27 ribu kapal. Sehingga, pastinya berdampak pada kenaikan harga minyak mentah dunia. Akibatnya, pasti terhadap harga BBM dalam negeri.
Namun, pemerintah sudah menegaskan bahwa harga BBM tidak akan naik hingga Juni 2024. Hal ini menjadi wujud keberpihakan APBN melalui subsidi BBM untuk melindungi daya beli masyarakat.
"Ke depan kami terus dorong pemerintah untuk memantau harga minyak dunia serta menyiapkan berbagai upaya memitigasi segala potensi risiko dampak yang muncul," ujar politikus Partai Golkar ini.
Kendati demikian, ada hal-hal yang patut diwaspadai dari adanya ketegangan di wilayah Timur Tengah. Terdapat potensi disrupsi pada suplai logistik di Selat Hormuz dan Laut Merah.
Apalagi selat ini berperan penting terhadap 30 persen jalur perdagangan minyak dunia. Selat Hormuz itu 33 ribu kapal minyak dan Laut Merah itu sekitar 27 ribu kapal. Sehingga, pastinya berdampak pada kenaikan harga minyak mentah dunia. Akibatnya, pasti terhadap harga BBM dalam negeri.
Namun, pemerintah sudah menegaskan bahwa harga BBM tidak akan naik hingga Juni 2024. Hal ini menjadi wujud keberpihakan APBN melalui subsidi BBM untuk melindungi daya beli masyarakat.
"Ke depan kami terus dorong pemerintah untuk memantau harga minyak dunia serta menyiapkan berbagai upaya memitigasi segala potensi risiko dampak yang muncul," ujar politikus Partai Golkar ini.
Lihat Juga :