Profil Tiga Ketua Tim Hukum dalam Sengketa Pilpres 2024, Nomor 3 Lulusan Amerika

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:27 WIB
FOTO/DOK.MPI

Berikutnya ada Todung Mulya Lubis. Ia memimpin tim hukum Ganjar-Mahfud yang bernama Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan (TPDK).

Mengutip laman LSM Law Firm, Todung Mulya lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1974. Setelahnya, ia mengikuti kursus hukum di Institute of American and International Law di Dallas pada 1977.

Lebih jauh, Todung Mulya mendapatkan gelar master (LL.M) dari University of California di Berkeley pada 1978 dan Harvard University pada 1987. Selain itu, ia juga meraih gelar Doctor of Juridical Science (SJD) dari University of California di Berkeley pada 1990.

Sekitar 1991, Todung Mulya mendirikan the Law Office of Mulya Lubis and Partners yang sekarang lebih dikenal dengan Lubis Santosa and Maulana Law Offices. Pada sepak terjangnya, ia sering terlibat dalam penyelesaian sengketa di firma tersebut.

Pada 2018, Todung Mulya sempat ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia. Saat ini, ia tergabung dalam TPN Ganjar-Mahfud dan memimpin tim hukumnya dalam penyelesaian sengketa Pilpres 2024.

Demikianlah ulasan mengenai profil 3 ketua tim hukum sengketa Pilpres 2024.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!