JK: Muktamar VIII Baru Digelar karena Tak Ingin DMI Jadi Tempat Pergulatan Politik

Jum'at, 01 Maret 2024 - 18:20 WIB
Baca juga: JK Tolak Wacana Kontrol Masjid oleh BNPT

"Jadi, kita berada di belakang penting (momen pemilu) dan di depan penting (Ramadan 2024). Namun, tentunya harus siapkan langkah-langkah itu sebaik-baiknya, momen kita berada dua posisi, sabagai warga negara tugas dunia telah kira jalankan, tugas akhirat dan dunia juga insyaallah kita jalankan sebaik-baiknya," tuturnya.

JK mengingatkan, persoalan dunia dan akhirat itu haruslah seimbang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim. Maka itu, dia berharap dalam setiap tabligh, ceramah, dan khotbah di masji-masjid harus berdasarkan dua hal itu.

"Maka itu, dalam setiap tabligh, ceramah, khotbah di masjid selalu berdasarkan hal ini, bahwa di samping kita bicara ibadah, kita bicara muamalah karena itu yang membawa kita menuju kesejahteraan dan kemakmuran ini," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!