Usai Pilpres 2024, Seluruh Pihak Diminta Lakukan Rekonsiliasi Nasional

Kamis, 29 Februari 2024 - 14:00 WIB
"Sekalipun hitung cepat lembaga survei maupun real count KPU saat ini menempatkan Prabowo-Gibran sebagai pemenang pilpres, tetap saja kita harus menunggu pengumuman resmi KPU di 20 Maret mendatang," jelas Solissa.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengungkapkan rekonsiliasi packapilpres sangat penting didorong agar konsolidasi pemerintahan bisa berjalan secara efektif.

Chaniago juga mengungkapkan ke depan posisi ketua-ketua partai politik lebih berpengaruh ketimbang capres atau cawapres yang bukan pengambil kebijakan di partai.

"Posisi Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan lebih powerfull ketimbang Anies Baswedan yang merupakan capres 01, begitupula dengan cawapres 03 Mahfud MD, hal ini dikarenakan keduanya bukan orang partai atau veto player di partai sehingga positioning keduanya secara politik juga lemah," tutur Chaniago.

Selain itu, lanjut Chaniago, peluang koalisi atau bergabungnya pasangan nomor urut 01 dan 03 dalam melawan 02 terbilang kecil mengingat banyak sekali hambatan di antara mereka untuk berada di satu kolam yang sama.

"Posisi politik antara 01 dan 03 itu ibarat minyak dan air sehingga sulit untuk disatukan. Seperti misalnya PDIP dan PKS yang memiliki ideologi berbeda, ini hambatan psikologi kedua partai yang membuat keduanya sulit bersatu," ucap Chaniago.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!