Wali Kota Semarang Sebut 56 Persen Wilayah Banjir Teratasi

Kamis, 01 Februari 2024 - 17:54 WIB
Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut membeberkan data 2023, di mana luasan wilayah yang terkena banjir dan rob mengalami penurunan menjadi 3,43 persen dari 3,48 persen pada 2022. Sementara luasan rob menyisakan 406,27 hektare atau 1,09 persen.

Pembangunan sheet pile di Tambaklorok yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana diyakini efektif mengentaskan banjir rob di tiga wilayah prioritas. Pembangunan tanggul laut di pesisir utara itu telah mencapai 62 persen.

"Nantinya, pada tahun 2024 ini, tepatnya Juni, bisa mencakup 55,9 persen wilayah," ujar Mbak Ita saat meninjau lokasi pembangunan tiang pancang di Kelurahan Tambakrejo belum lama ini.

Selain itu, proyek pengendalian banjir di wilayah Muktiharjo juga akan dilaksanakan BBWS Pemali - Juana melalui bantuan dari Bank Dunia.

Program penanganan banjir tanggul laut tersebut akan didukung dengan peningkatan kapasitas di sejumlah rumah pompa, seperti Pompa Progo, Tambakrejo, Tanah Mas, dan Tawang Mas.

Upaya ini juga akan dibarengi dengan pembangunan dan peningkatan saluran drainase di berbagai wilayah, seperti peningkatan kapasitas saluran Tlogosari, Dempel, Simpang Syuhada – bugen, Jalan Gajah – Aspol Kabluk, dan pompa Progo, serta sodetan ke Kali Babon untuk penanganan banjir pada sistem Semarang Timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!