Projo DIY Laporkan Butet, Jubir Muda TPN: Imajinasi Tidak Bisa Dipenjarakan
Kamis, 01 Februari 2024 - 07:27 WIB
"Seperti Penyair Wiji Thukul dan sastrawan lainnya di zaman orde baru juga diteror karena mengeritik lewat puisi, tapi kebenaran akan menemukan jalannya,” ujarnya
Baca juga: Tim Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud Siap Dampingi Butet Kartaredjasa
Yogen menyebut, yang mendominasi selalu terusik jika para seniman, sastrawan dan budayawan sudah mengeritik. Artinya situasi sedang tidak baik-baik saja.
"Kritikan itu untuk menjernihkan akal dan pikiran yang tersesat, Mas Butet sedang mengoreksi dan menginterupsi tabiat penguasa lewat pantun. Sekali lagi, imajinasi tidak bisa dipenjarakan,” tegasnya.
Baca juga: Tim Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud Siap Dampingi Butet Kartaredjasa
Yogen menyebut, yang mendominasi selalu terusik jika para seniman, sastrawan dan budayawan sudah mengeritik. Artinya situasi sedang tidak baik-baik saja.
"Kritikan itu untuk menjernihkan akal dan pikiran yang tersesat, Mas Butet sedang mengoreksi dan menginterupsi tabiat penguasa lewat pantun. Sekali lagi, imajinasi tidak bisa dipenjarakan,” tegasnya.
(cip)
Lihat Juga :