Anies Persilakan Ahli Hukum dan Rakyat Menilai Pernyataan Jokowi soal Presiden Boleh Kampanye
Kamis, 25 Januari 2024 - 08:21 WIB
Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan mempersilakan para ahli hukum dan rakyat menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal presiden boleh berkampanye dan memihak. Foto/YouTube KPU
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan mempersilakan para ahli hukum dan rakyat menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal presiden boleh berkampanye dan memihak. Sebab, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, Indonesia masih negara hukum.
"Monggo, para ahli hukum tata negara menyampaikan penjelasan, apakah yang disampaikan oleh Bapak Presiden sesuai dengan ketentuan hukum kita apa tidak. Karena negara kita masih menggunakan hukum, jadi kita rujuk kepada aturan hukum aja, sesudahnya nanti rakyat bisa menilai,” kata Anies kepada wartawan di Yogyakarta, Rabu (24/1/2024).
Anies pun menyinggung pernyataan Jokowi sebelumnya soal masalah netralitas. "Ya menurut saya, masyarakat bisa mencerna dan nanti menakar/menimbang pandangan tersebut. Karena sebelumnya yang kami dengar adalah netral, mengayomi semua, memfasilitasi semua. Jadi kami serahkan saja kepada masyarakat Indonesia untuk mencerna dan menilai," tuturnya.
Baca juga: Pernyataan Jokowi soal Presiden Kampanye Langgar Asas Pemilu Luber Jurdil
"Monggo, para ahli hukum tata negara menyampaikan penjelasan, apakah yang disampaikan oleh Bapak Presiden sesuai dengan ketentuan hukum kita apa tidak. Karena negara kita masih menggunakan hukum, jadi kita rujuk kepada aturan hukum aja, sesudahnya nanti rakyat bisa menilai,” kata Anies kepada wartawan di Yogyakarta, Rabu (24/1/2024).
Anies pun menyinggung pernyataan Jokowi sebelumnya soal masalah netralitas. "Ya menurut saya, masyarakat bisa mencerna dan nanti menakar/menimbang pandangan tersebut. Karena sebelumnya yang kami dengar adalah netral, mengayomi semua, memfasilitasi semua. Jadi kami serahkan saja kepada masyarakat Indonesia untuk mencerna dan menilai," tuturnya.
Baca juga: Pernyataan Jokowi soal Presiden Kampanye Langgar Asas Pemilu Luber Jurdil
Lihat Juga :