Anis Minta Insentif Rp600 Ribu untuk Karyawan Swasta Tak Timbulkan Kecemburuan
Minggu, 09 Agustus 2020 - 09:36 WIB
Bahkan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyebut warga yang menjadi korban PHK akibat Pandemi Covid-19 bisa mencapai 15 juta jiwa. Terkait dengan alasan pemerintah yang menyebutkan bahwa insentif yang diberikan itu untuk menaikkan daya beli masyarakat, Anis menjelaskan bahwa salah satu penyebab daya beli masyarakat turun adalah adanya kenaikan harga kebutuhan pokok.
Anis berpendapat, yang lebih tepat saat ini pemerintah melakukan upaya pengendalian harga terutama kebutuhan pokok. Dalam pandangan Anis, kenaikan iuran BPJS, kenaikan tarif listrik, pemotongan subsidi solar dan LPG 3 kg juga bisa menjadi penyebab daya beli masyarakat menurun.
Tidak hanya masyarakat bawah, untuk kalangan menengah pun kenaikan pembayaran iuran BPJS, kenaikan harga tarif listrik dan pemotongan subsidi solar pasti cukup berpengaruh. "Bagaimana insentif ini akan efektif meningkatkan daya beli masyarakat jika insentif yang didapat justru malah hanya untuk menutup kenaikan-kenaikan seperti BPJS, listrik, kenaikan harga, dan yang lainnya?" pungkasnya.(Lihat Juga Galeri Foto: Menko Perekonomian Sampaikan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional ).
Anis berpendapat, yang lebih tepat saat ini pemerintah melakukan upaya pengendalian harga terutama kebutuhan pokok. Dalam pandangan Anis, kenaikan iuran BPJS, kenaikan tarif listrik, pemotongan subsidi solar dan LPG 3 kg juga bisa menjadi penyebab daya beli masyarakat menurun.
Tidak hanya masyarakat bawah, untuk kalangan menengah pun kenaikan pembayaran iuran BPJS, kenaikan harga tarif listrik dan pemotongan subsidi solar pasti cukup berpengaruh. "Bagaimana insentif ini akan efektif meningkatkan daya beli masyarakat jika insentif yang didapat justru malah hanya untuk menutup kenaikan-kenaikan seperti BPJS, listrik, kenaikan harga, dan yang lainnya?" pungkasnya.(Lihat Juga Galeri Foto: Menko Perekonomian Sampaikan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional ).
(zik)
Lihat Juga :