Kabaharkam Polri Gelar Tiga Operasi untuk Amankan Pemilu 2024
Rabu, 15 November 2023 - 11:53 WIB
Kabarhakam Komjen Pol Mohammad Fadil Imran mengungkapkan tiga operasi yang akan dilakukan dalam mengamankan Pemilu 2024. Foto/MPI
JAKARTA - Kabarhakam Komjen Pol Mohammad Fadil Imran mengungkapkan tiga operasi yang akan dilakukan dalam mengamankan Pemilu 2024. Ketiga operasi itu dilakukan mulai dari tahapan pendaftaran capres-cawapres hingga pengucapan sumpah janji presiden dan wakil presiden terpilih.
"Adapun 3 pengamanan pemilu yang dilaksanakan Polri, pertama adalah Operasi Nusantara Cooling System," kata Fadil saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).
Fadil menjelaskan, Operasi Nusantara Cooling System ditujukan untuk mendeteksi penyelidikan, pengamanan tertutup dan penggalanganan intelijen dan penggalangan eskalasi pada potensi sampai dengan ambang gangguan.
Baca juga: Jamin Netralitas, Kabarhakam: Polri Keluarkan Telegram Cegah Polisi Berpolitik Praktis
"Kedua Operasi Mantap Brata yakni, operasi pengamanan ambang gangguan dan gangguan nyata dalam pemilu serentak 2023-2024. Dan yang ketiga adalah Operasi Kontigensi Aman Nusa 1, 2, dan 3," ucapnya.
Fadil menjelaskan, operasi kontigensi ini bertujuan untuk menangani gangguan nyata yang bersifat kontigensi dan disebabkan oleh konflik sosial bencana alam dan terorisme.
"Adapun 3 pengamanan pemilu yang dilaksanakan Polri, pertama adalah Operasi Nusantara Cooling System," kata Fadil saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).
Fadil menjelaskan, Operasi Nusantara Cooling System ditujukan untuk mendeteksi penyelidikan, pengamanan tertutup dan penggalanganan intelijen dan penggalangan eskalasi pada potensi sampai dengan ambang gangguan.
Baca juga: Jamin Netralitas, Kabarhakam: Polri Keluarkan Telegram Cegah Polisi Berpolitik Praktis
"Kedua Operasi Mantap Brata yakni, operasi pengamanan ambang gangguan dan gangguan nyata dalam pemilu serentak 2023-2024. Dan yang ketiga adalah Operasi Kontigensi Aman Nusa 1, 2, dan 3," ucapnya.
Fadil menjelaskan, operasi kontigensi ini bertujuan untuk menangani gangguan nyata yang bersifat kontigensi dan disebabkan oleh konflik sosial bencana alam dan terorisme.
Lihat Juga :