Soroti Gibran Maju Cawapres, Media Asing Sebut Demokrasi RI Telah Mati
Jum'at, 03 November 2023 - 07:39 WIB
Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan komentar dan tulisan media asing sebagai bentuk kritik kepada Indonesia. “Kritik dari pihak asing melihat fenomena politik politik mutakhir indonesia. Terutama manuver Jokowi yang dinilai merestui dan mendoakan keluarganya juga terjun ke dunia politik,” kata dia ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/11/2023).
Adi juga menilai media asing itu juga terlihat menyoroti putusan MK yang kontroversial yang dijadikan parameter penilaian demokrasi Tanah Air. “Kritik pihak luar itu mesti dilihat sebagai vitamin untuk perbaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, sorotan media mancanegara sudah pernah mengarah kepada Presiden Jokowi. Laman TIME mengunggah artikel berjudul Indonesian Presidential Candidate Names Current President’s Son as Running Mate. Baca juga: 10 Ciri-Ciri Negara Demokrasi, Kekuatan Ada di Tangan Rakyat
Artikel yang tayang pada Senin (23/10/2023) pukul 03.05 EDT itu secara khusus mengupas peluang Jokowi tetap memainkan pengaruhnya setelah masa kepresidenannya berakhir tahun depan. TIME menulis Jokowi sudah berkali-kali menepis anggapan soal Presiden Ketujuh RI itu cawe-cawe pada penentuan capres-cawapres.
“Namun, Gibran sebagai wakil presiden bisa memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memainkan peran penting dalam mengarahkan negeri dengan perekonomin terbesar di Asia Tenggara setelah periode keduanya berakhir pada Oktober 2024,” demikian ditulis TIME.
Adi juga menilai media asing itu juga terlihat menyoroti putusan MK yang kontroversial yang dijadikan parameter penilaian demokrasi Tanah Air. “Kritik pihak luar itu mesti dilihat sebagai vitamin untuk perbaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, sorotan media mancanegara sudah pernah mengarah kepada Presiden Jokowi. Laman TIME mengunggah artikel berjudul Indonesian Presidential Candidate Names Current President’s Son as Running Mate. Baca juga: 10 Ciri-Ciri Negara Demokrasi, Kekuatan Ada di Tangan Rakyat
Artikel yang tayang pada Senin (23/10/2023) pukul 03.05 EDT itu secara khusus mengupas peluang Jokowi tetap memainkan pengaruhnya setelah masa kepresidenannya berakhir tahun depan. TIME menulis Jokowi sudah berkali-kali menepis anggapan soal Presiden Ketujuh RI itu cawe-cawe pada penentuan capres-cawapres.
“Namun, Gibran sebagai wakil presiden bisa memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memainkan peran penting dalam mengarahkan negeri dengan perekonomin terbesar di Asia Tenggara setelah periode keduanya berakhir pada Oktober 2024,” demikian ditulis TIME.
(poe)
Lihat Juga :