PKS: Marah Sekali Wajar, Berkali-kali Cenderung Sakit

Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:45 WIB
Legislator dapil DKI Jakarta ini menegaskan, Presiden Jokowi punya otoritas penuh atas kabinetnya, sangat disayangkan jika emosinnya terus diumbar ke publik. "Pak Presiden punya otoriras penuh. Sayang kalau diumbar emosinya. Mesti dieman-eman karena banyak pekerjaan besar menanti Pak Presiden," katanya.(Baca juga: Din Syamsuddin Dkk Bentuk Koalisi, Gerindra: Negara Harus Diingatkan )

Soal solusi reshuffle atau kocok ulang kabinet, menurut Mardani, hak sepenuhnya di tangan Jokowi. Tentu Jokowi bisa melakukan itu kecuali takut sehingga lebih memilih marah pada menterinya.

"Reshuffle hak prerogatif kok. Kecuali Pak Presiden takut. Jadi bukannya ambil aksi malah reaktif," kata Mardani.

Soal penyerapan anggaran yang sering disebut-sebut, dia meminta agar Jokowi memperjelas itu, kementerian mana yang serapan anggarannya rendah, dan apa penjelasan kementerian yang bersangkutan. Karena kalau dipublikasi keluar justru merendahkan lembaga kepresidenan sendiri.

"Walau aneh karena dipublikasi keluar. Ini bisa men-downgrade lembaga kepresidenan karena dah marah berkali-kali tapi tidak berubah," kata Mardani.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!