Pidato Lengkap Megawati saat Umumkan Mahfud MD Cawapres Ganjar Pranowo

Rabu, 18 Oktober 2023 - 14:53 WIB
Prof. Mahfud MD juga dikenal rakyat sebagai pendekar hukum dan pembela wong cilik. Saya bilang ke beliau, ya, ini hukum ini jangan semua terus pada bungkam, saya bilang ke beliau. Ya, untuk apa ada aturan hukum kalau semua pada diam. Ayo, Pak, kita ngomong, Pak. Dulu saya rasanya sepi, sendiri, karena kalau saya ngomong, nah, terus wartawan langsung bully. Nah, sekarang ada Pak Mahfud, nih, belain saya, ya.

Tentunya apa yang dikatakan kita akan bersama menjadi partai berempat akan mengusung Pak Ganjar dan Pak Mahfud untuk insyaallah dengan pertolongan dari Allah SWT dan rakyat Indonesia, kemungkinan kedua beliau dapat dijadikan presiden dan wakil presiden. Lalu, masih Pak Mahfud tampil apa adanya, jujur, bernyali, dan komitmen ideologisnya tidak perlu diragukan lagi.

Beliau bisa menjadi wasit yang baik di tengah persaingan politik dan bisnis yang sering kali dirasakan tidak adil. Beliau sosok yang kami tugaskan untuk melakukan Reformasi Sistem Hukum Nasional, agar tampillah wajah keadilan sejati. Sudah lama rakyat menunggu keadilan ini.

Karena itulah, kepada seluruh rakyat Indonesia, kami semua mohon doa restunya. Mudah-mudahan seperti tadi saya katakan bahwa rakyat ikut menjadikan kedua beliau menjadi pemimpin di waktu mendatang.

Tapi saya tanya ke Pak Mahfud, karena kok biasanya kalau orang kerja atau apa, suka apa, ya, grenengan apa ya, jadi suka nyanyi kecil gitu. Jadi saya tanya ke beliau, 'Bapak bisa nyanyi apa enggak?' Dengan malu-malu beliau berkata, "Kayaknya kurang bisa, Bu."

Pasangan Pak Ganjar Pranowo dan Pak Mahfud MD akan menyuburkan demokrasi negeri, mereka akan bertindak sebagai sahabat rakyat sejati. Mereka lahir, tumbuh, dan menjadi mumpuni karena doa penuh kasih dari ibu-ibu sejak berada dalam kandungan.

Saya selalu kalau pidato, sekarang saya janji, ini ayo Mbak Atikoh, urusan perempuan, karena perempuan harus sama dengan lelaki, kodratnya beda, tetapi haknya sama. Kasih ibu pertiwi selalu mengharapkan yang terbaik bagi seluruh anak negeri. Kasih Ibu tidak pernah berkesudahan, hanya memberi, dan tak harap kembali, bagai sang surya yang menyinari dunia.

Semoga Tuhan yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu Wa Ta’ala meridhoi perjuangan kita. Ayo terus bergerak ke bawah, perkuat akar rumput, bertemu dengan mereka, satukan seluruh energi juang. Kita persembahkan kemenangan untuk rakyat melalui Pak Ganjar Pranowo dan Prof Mahfud MD.

Akhirnya mengakhiri sambutan ini, nah, ini saya ingin mengutip juga saya ingin menyosialisasikan kembali, mengutip lagu kebangsaan Indonesia Raya itu ternyata stanza itu bagiannya ada tiga, Pak. Saya akan mempopulerkan kembali, tapi acaranya yang besar-besar, karena itu Indonesia. Jadi, ini Stanza III sebagai bahan perenungan bersama, Indonesia tanah yang suci, tanah kita yang sakti, di sanalah aku berdiri, menjaga ibu sejati. Indonesia tanah berseri, ayo sopo yang ikut? Enggak hafal, kan. Ibu juga belum hafal, kok. Sedang mencoba terus menghafalkan. Tanah yang aku sayangi, marilah kita berjanji, Indonesia Abadi.

Jadi, agar Indonesia suci dan abadi, pilihlah sosok pemimpin yang baik, pemimpin yang jujur dan pemimpin yang mampu bertanggung jawab bagi lebih dari 270 juta rakyat Indonesia. Sebetulnya pemimpin itu seperti apa, toh, saya diajari bapak saya, Bung Karno, saya mulai SD dimasukkan pikiran politik, jadi, kata beliau begini, pemimpin yang sebenarnya adalah ketika masa kritis dapat mengambil tanggung jawab menyelamatkan negara kita."

Demikianlah pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mengumumkan Menko Polhukam Mahfud MD menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!