Menakar Peluang Ridwan Kamil Menjadi Cawapres Ganjar

Minggu, 10 September 2023 - 06:58 WIB
Meski demikian, Kang Emil nampaknya enggan pernyataannya itu menjadi liar. Lewat unggahan di Instagram pribadinya, dia menampik breaking news itu terkait keputusan penting karier politiknya. ”Maksudnya Breaking News itu, saya mau ‘me time’. Saya teh mau pergi jauh keliling dunia mulai pekan depan. 10 tahun tidak ada ‘me time’ kecuali curi-curi waktu sedikit saat kedinasan ke luar wilayah. Mau recharge badan dan pikiran,” timpal Kang Emil seperti dikutip dari Instagram @ridwankamil, Kamis (7/9/2023).

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menanggapi pernyataan kadernya, Ridwan Kamil bahwa akan ada breaking news dalam waktu dekat. Menurut Airlangga, breaking news yang dimaksud tidak terkait isu Ridwan Kamil menjadi bakal cawapres Ganjar Pranowo. "Tidak berkaitan itu breaking news-nya," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (8/9/2023).

"Tanya saja sama yang bersangkutan (Ridwan Kamil)," tambah Airlangga.

Di sisi lain, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan tertutup dengan Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Hasto mengatakan, pertemuan tersebut juga berkaitan dengan apresiasi Ridwan Kamil terhadap Bung Karno, seperti pembangunan monumen di Asia Afrika hingga terus menggelorakan patriotisme Bung Karno. "Termasuk di Konferensi Asia Afrika dibangun oleh Bapak Ridwan Kamil, kami memberikan apresiasi tentu saja atas suatu program untuk membangun kesadaran terhadap jas merah atas perjuangan Bung Karno sebagai proklamator dan bapak bangsa Indonesia," ujar Hasto di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9/2023).

Kata Hasto, pihaknya juga sempat menyinggung nama Ridwan Kamil sebagai salah satu kandidat cawapres. "Pada saat pertemuan dengan para ketum parpol pengusung Pak Ganjar Pranowo di dalam pertemuan tertutup memang dibahas ya misalnya dari PPP menyampaikan Pak Sandiaga," imbuhnya.

Kemudian, dicermati beberapa nama yang lain. "Ada nama Pak Mahfud MD, kemudian ada nama seperti Pak RK, dan beberapa nama yang muncul di permukaan disuarakan oleh rakyat itu dikaji secara mendalam," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!