Kurban di Tengah Pandemi

Jum'at, 31 Juli 2020 - 22:25 WIB
Ahmad Tholabi Kharlie
Ahmad Tholabi Kharlie

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta



HARI Raya Iduladha tahun ini hadir dalam situasi pandemi Corona-19. Hari raya yang ditandai dengan momentum ibadah kurban ini sejatinya tidak sekadar menjadi bagian dari ritual tahunan keagamaan umat Islam, namun secara sosiologis telah menjadi bagian dari sistem sosial yang berjalan dari masa ke masa. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, ibadah kurban kian menemukan momentum karena tuntutan untuk saling berbagi menjadi hal yang tak terelakkan.

Ada dua titik fokus dalam kaitan berkurban di masa pandemik. Pertama, penerapan hukum Islam terkait fungsi kurban untuk membangun masyarakat yang saling berempati. Selain sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah Swt. (Qs. al-Kautsar: 2), kurban menguji umat Islam untuk tetap membangun solidaritas dan berempati terhadap sesama. Praktik ini, dengan demikian, menjadi wujud nyata manifestasi spirit keislaman yang mengajarkan solidaritas dan kepekaan sosial melalui medium ritual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!