Menristek/Kepala BRIN Saksikan Penandatanganan Kesepakatan

Kamis, 30 Juli 2020 - 18:09 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/072020).
BANDUNG - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/072020).

Kunjungan Kerja ke ITB





Dalam kunjungan kerja ke ITB, Menteri Bambang menyaksikan penandatanganan kesepakatan perjanjian usaha patungan pendirian Pabrik Katalis Merah Putih oleh Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati, Plt. Direktur Utama PT Pupuk Kujang Rita Widayati dan Direktur Utama PT Rekacipta Inovasi ITB Alam Indrawan yang akan dibangun di Kawasan Industri Cikampek, Jawa Barat.Selain Menristek/Kepala BRIN, acara tersebut dihadiri pula Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ir. Arifin Tasrif, Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah, dan undangan lainnya. Acara ini diselenggarakan dengan tetap memenuhi standar protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Pembangunan Pabrik Katalis Merah Putih merupakan salah satu klaster dari rencana besar dalam Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024. Katalis merupakan salah satu kunci sukses teknologi dan berfungsi sebagai industri proses dari kimia, petrokimia, pengilangan minyak gas, oleokimia, serta mengandung teknologi terbarukan berbasis biomassa dan minyak nabati. Pabrik ini merupakan pabrik katalis nasional pertama di Indonesia yang 100 persen dikembangkan dan dibangun oleh putra/i bangsa, dengan kapasitas 800 ton/tahun, dan akan dibangun september 2020 mendatang dan akan mulai produksi pada triwulan kedua tahun 2021.

Penelitian dan pengembangan katalis ini dimulai Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalisis (TRKK) ITB dan Pusat Rekayasa Katalisis ITB (CaRE ITB) sejak tahun 1982 untuk industri kilang minyak dan industri petrokimia serta pengembangan proses energi terbarukan, dan kemudian Kemenristek/BRIN memberikan dana penguatan inovasi sejak tahun 2017 sampai sekarang dengan tujuan pengembangan penelitian dan inovasi. Dengan bantuan dana inovasi tersebut, TRKK-ITB berhasil membangun Industri Katalis berkapasitas 1-5 kg/batch, lengkap dengan peralatan uji aktivitas dan karakterisasi katalis. Dana penguatan inovasi ini sangat membantu upaya hilirisasi hasil penelitian TRKK-ITB dan Care ITB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!