Mencegah Gajah Mati Meninggalkan Film
Senin, 14 Agustus 2023 - 11:43 WIB
Kemala Atmojo. Foto/Dok Pribadi
Kemala Atmojo
Peminat Filsafat, Hukum, dan Seni
Akhir pekan lalu, oleh salah seorang kenalan dari Yayasan Generasi Lintas Budaya, saya diundang untuk mengikuti Zoom meeting tentang gajah Asia yang semakin langka dan rencana pembuatan feature film soal itu di Indonesia. Ah, rupanya esok harinya adalah peringatan Hari Gajah Sedunia (World Elephant Day).
Hadir antara lain Ananda Hutapea, salah seorang pentolan Kitong Internasional, sebuah organisasi nirlaba yang kini mendunia. Lalu ada Travis Cloyd, salah seorang produser independen dari Amerika Serikat. Rencana judulnya “Elephant Wild”. Menurut Travis, salah seorang advokat hak-hak hewan untuk Clint Eastwood yang sudah membaca skripnya, “Elephant Wild adalah kisah yang menarik dan akan membawa perhatian pada situasi mengerikan yang dihadapi gajah di Indonesia dan Thailand dan diharapkan film tersebut mengaktifkan gerakan global untuk mengubah praktik perlakuan kita kepada gajah menjadi lebih manusiawi.”
Lalu, Rowdy Herrington, sang sutradara, berharap: “Ketika anak-anak dan keluarga mereka menonton film ini, mereka akan menyadari tanggung jawab yang kita miliki terhadap perlindungan satwa liar dan lahan liar untuk mendukung satwa tersebut. Kami akan melakukannya dengan menggunakan citra yang dihasilkan dari komputer (CGI). Ini untuk menciptakan efek situasi yang dihadapi makhluk luar biasa itu. Sama seperti film Free Willy yang membantu mengubah persepsi publik tentang paus Orca yang ditangkap. Tujuan kami adalah menjadikan Elephant Wild sebagai katalis bagi kesadaran global dan perubahan perilaku yang diperlukan untuk menyelamatkan gajah Asia dari kepunahan.”
Peminat Filsafat, Hukum, dan Seni
Akhir pekan lalu, oleh salah seorang kenalan dari Yayasan Generasi Lintas Budaya, saya diundang untuk mengikuti Zoom meeting tentang gajah Asia yang semakin langka dan rencana pembuatan feature film soal itu di Indonesia. Ah, rupanya esok harinya adalah peringatan Hari Gajah Sedunia (World Elephant Day).
Hadir antara lain Ananda Hutapea, salah seorang pentolan Kitong Internasional, sebuah organisasi nirlaba yang kini mendunia. Lalu ada Travis Cloyd, salah seorang produser independen dari Amerika Serikat. Rencana judulnya “Elephant Wild”. Menurut Travis, salah seorang advokat hak-hak hewan untuk Clint Eastwood yang sudah membaca skripnya, “Elephant Wild adalah kisah yang menarik dan akan membawa perhatian pada situasi mengerikan yang dihadapi gajah di Indonesia dan Thailand dan diharapkan film tersebut mengaktifkan gerakan global untuk mengubah praktik perlakuan kita kepada gajah menjadi lebih manusiawi.”
Lalu, Rowdy Herrington, sang sutradara, berharap: “Ketika anak-anak dan keluarga mereka menonton film ini, mereka akan menyadari tanggung jawab yang kita miliki terhadap perlindungan satwa liar dan lahan liar untuk mendukung satwa tersebut. Kami akan melakukannya dengan menggunakan citra yang dihasilkan dari komputer (CGI). Ini untuk menciptakan efek situasi yang dihadapi makhluk luar biasa itu. Sama seperti film Free Willy yang membantu mengubah persepsi publik tentang paus Orca yang ditangkap. Tujuan kami adalah menjadikan Elephant Wild sebagai katalis bagi kesadaran global dan perubahan perilaku yang diperlukan untuk menyelamatkan gajah Asia dari kepunahan.”
Lihat Juga :