Menjaga Situs Bung Karno di Ende, Gus Jazil: Anak dan Cucu Harus Paham Sejarah

Rabu, 29 Juli 2020 - 07:28 WIB
Karena itu, Gus Jazil mendorong agar di sekitar situs pengasingan dibangun lahan parkir sehingga kendaraan pengunjung tidak berhenti di jalan. Selain itu, perlu adanya sentuhan teknologi dari koleksi-koleksi yang ada. Dengan sentuhan teknologi, diharap mampu lebih menjelaskan asal usul koleksi dan barang yang ada, terutama bagi anak-anak muda.

“Misalnya, setrika yang ada itu buatan mana, mesin ketik yang dipake Bung Karno itu merek apa,” tuturnya. Dengan sentuhan teknologi lewat digitalisasi koleksi atau artefak di situs tersebut bisa dijelaskan lebih detail barang-barang koleksi dibuat dari daerah atau negara mana.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji minta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperhatikan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende. Ia menyayangkan kalau bantuan dari pemerintah pusat diberikan bila sesuatu itu menguntungkan atau memberikan pendapatan. Menjaga situs-situs sejarah perjuangan bangsa menurut pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu perlu agar anak dan cucu kita mengerti dan paham sejarah perjuangan bangsa.

“Kita harus tahu betapa sulitnya Bung Karno dan keluarga hidup di pengasingan pada tahun 1934,” ungkapnya. Sangat disayangkan jika generasi milineal lebih paham K-Pop sebab pemahaman dan pendidikan sejarah buat mereka belum disampaikan secara massif dan dengan teknologi dan budaya yang sesuai dengan perkembangan zaman.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!