Deretan Perwira TNI Aktif yang Menjabat di Sejumlah Instansi
Selasa, 01 Agustus 2023 - 00:12 WIB
21. Kolonel Laut (S) Yusliandi Ginting, Athan RI di Canberra, Australia,
22. Kolonel Laut (P) Ardiansyah Muqsit, menjadi Athan RI di New Delhi, India,
23. Marsma TNI Muhammad Yani Rudiansyah, Staf Ahli Menhan Bid. Sosial,
24. Marsma TNI Ir. Wajariman, Sesbadiklat Kemhan,
25. Kolonel Tek Dedy Laksmono, Dir Tekindhan Ditjen Pothan Kemhan,
26. Marsma TNI I G. Made Radar, Tenaga Ahli Pengajar Bid. Kepemimpinan Lemhannas
27. Kolonel Tek Stevanus Ervin, Direktur Pelatihan untuk Pelatihan Taplai Debid Taplai Bangsa Lemhannas,
28. Kolonel Pnb Edwardus Wisoko Aribowo, Athan RI di Washington DC/USA.
Sebelumnya, Presiden Jokowi bakal evaluasi perwira TNI yang menduduki jabatan sipil di beberapa instansi. Hal tersebut, menanggapi perihal polemik penetapan tersangka Kepala Basarnas Henri Alfiandi oleh KPK.
"Semuanya akan dievaluasi. Tidak hanya masalah itu (Kabasarnas), semuanya karena kita tidak mau lagi di tempat-tempat yang sangat penting terjadi penyelewengan, terjadi korupsi," kata Jokowi usai meresmikan Sodetan Ciliwung, Jakarta Timur, Senin (31/7/2023).
Menurut Jokowi, polemik penetapan tersangka Kabasarnas merupakan masalah koordinasi antara KPK dengan pihak TNI.
"Ya itu masalah, menurut saya masalah koordinasi ya," ucap Jokowi.
Jokowi mengatakan bahwa permasalahan koordinasi tersebut harus dilakukan semua instansi termasuk Basarnas, KPK dan juga TNI.
"Masalah koordinasi yang harus dilakukan semua instansi sesuai dengan kewenangan masing-masing menurut aturan. Udah kalau itu dilakukan, rampung," tutupnya.
22. Kolonel Laut (P) Ardiansyah Muqsit, menjadi Athan RI di New Delhi, India,
23. Marsma TNI Muhammad Yani Rudiansyah, Staf Ahli Menhan Bid. Sosial,
24. Marsma TNI Ir. Wajariman, Sesbadiklat Kemhan,
25. Kolonel Tek Dedy Laksmono, Dir Tekindhan Ditjen Pothan Kemhan,
26. Marsma TNI I G. Made Radar, Tenaga Ahli Pengajar Bid. Kepemimpinan Lemhannas
27. Kolonel Tek Stevanus Ervin, Direktur Pelatihan untuk Pelatihan Taplai Debid Taplai Bangsa Lemhannas,
28. Kolonel Pnb Edwardus Wisoko Aribowo, Athan RI di Washington DC/USA.
Sebelumnya, Presiden Jokowi bakal evaluasi perwira TNI yang menduduki jabatan sipil di beberapa instansi. Hal tersebut, menanggapi perihal polemik penetapan tersangka Kepala Basarnas Henri Alfiandi oleh KPK.
"Semuanya akan dievaluasi. Tidak hanya masalah itu (Kabasarnas), semuanya karena kita tidak mau lagi di tempat-tempat yang sangat penting terjadi penyelewengan, terjadi korupsi," kata Jokowi usai meresmikan Sodetan Ciliwung, Jakarta Timur, Senin (31/7/2023).
Menurut Jokowi, polemik penetapan tersangka Kabasarnas merupakan masalah koordinasi antara KPK dengan pihak TNI.
"Ya itu masalah, menurut saya masalah koordinasi ya," ucap Jokowi.
Jokowi mengatakan bahwa permasalahan koordinasi tersebut harus dilakukan semua instansi termasuk Basarnas, KPK dan juga TNI.
"Masalah koordinasi yang harus dilakukan semua instansi sesuai dengan kewenangan masing-masing menurut aturan. Udah kalau itu dilakukan, rampung," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :