MK Tolak Gugatan Jabatan Ketum Parpol, Irman Gusman Anggap Putusan Tepat

Jum'at, 07 Juli 2023 - 17:59 WIB
"Juga arogansi dan oligarki pimpinan parpol," katanya. Akibatnya, lanjut Irman, kepercayaan publik terhadap parpol, yang ditunjukkan dalam berbagai survei, hasilnya sangat rendah.

Irman juga melihat turunnya indeks demokrasi di Indonesia. Laporan yang dirilis oleh The Economist Intelligence Unit (EIU) pada awal Februari 2023, menyebut indeks demokrasi Indonesia jika sebelumnya pada posisi di peringkat 52 turun ke-54.

Penilaian ini didasarkan pada kategori proses pemilu dan pluralisme; kebebasan sipil; fungsi pemerintah; partisipasi politik; dan budaya politik. "Saya kira dari aspek-aspek ini parpol menjadi faktor penting juga dalam penilain," ungkap Irman.

Untuk itulah, Irman menyarankan agar parpol terus berbenah diri, sehingga parpol bisa menjadi cerminan pelaksanaan demokrasi yang sehat.

Irman tidak setuju dengan sependapat dengan Bambang Soesatyo yang menyebut negara Indonesia adalah milik pimpinan parpol, dan rakyat hanya memilih apa yang sudah ditentukan parpol.

"Saya kira konsep bernegara kita tidak seperti itu. Rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi, bukan pimpinan parpol,” katanya.

Ketika rakyat sudah memberikan mandatnya melalui proses pemilu, bukan berarti pimpinan parpol bisa berbuat semau mereka sendiri. Sebab parpol hanyalah menjalankan apa yang menjadi kehendak rakyat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!