Politikus PDIP: Pancasila Berperan Menciptakan Perdamaian Dunia

Jum'at, 02 Juni 2023 - 11:25 WIB
Lebih lanjut dia mengatakan, radikalisme juga tidak sesuai dengan Pancasila. Sebab, Indonesia adalah negara kebangsaan yang berdiri kokoh di atas semua paham individu atau golongan.

Dikatakannya, radikalisme didasarkan oleh ideologi yang tidak sesuai dengan sila ketuhanan dan antikemanusiaan. Dia mengajak masyarakat Indonesia menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bangkit bersama membangun kepemimpinan strategis dalam seluruh aspek kehidupan, yang dimulai dengan cara-cara sederhana.

"Seluruh kemandirian kita sebagai bangsa berdasarkan kultur nasional kita yaitu gotong royong, sinergi koneksitas, menciptakan nilai tambah dalam seluruh aspek kehidupan kita sebagai bangsa besar yang seharusnya bertindak sebagai bangsa besar," imbuhnya,

Dia mengatakan, Indonesia diakui sebagai negara yang bekerja gotong royong. “Ini modal kita untuk percaya diri dan hadir sebagai bangsa yang berdaulat, berdikari dan bangga dengan kebudayaan kita sendiri, apalagi kita telah membuktikan mampu melewati masa-masa sulit saat pandemi lalu," kata CEO Kalteng Putra itu.

Dia pun mengingatkan, bagi PDIP perayaan Hari Pancasila yang jatuh bulan ini juga akan dibarengi dengan perayaan Bulan Bung Karno. “Karena kelahiran Pancasila pada 1 Juni, 6 Juni 1901 Bung Karno lahir, dan wafat pada 21 Juni 1970 Bung Karno. Karenanya, PDIP akan menggelar berbagai kegiatan demi melanjutkan ide, gagasan, pemikiran, cita-cita, dan perjuangan Bung Karno,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!