Di Tengah Pandemi Corona, Susanto Triyogo Jadi Plt Ketum KAMMI
Kamis, 23 Juli 2020 - 15:02 WIB
Sekjen Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Susanto Triyogo menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PP KAMMI. Foto/Rico Afrido Simanjuntak
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Susanto Triyogo menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PP KAMMI. Hal tersebut berdasarkan surat keputusan Majelis Permusyawaratan Pusat (MPP) yang diberikan kepada Badan Pengurus Harian (BPH) KAMMI pada Senin (20/7/2020) di Sekretariat PP KAMMI, Pancoran, Jakarta.
(Baca juga: Update, 1.207 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19)
Susanto mengatakan, amanah baru yang diembannya merupakan sesuatu yang sulit terutama saat Indonesia dilanda Pandemi virus Corona (Covid-19). "Amanah baru menjadi Plt Ketua Umum KAMMI merupakan tugas yang sulit, mengingat saat ini negara kita sedang dilanda pandemi Covid-19. Tentunya ini akan menjadi tantangan sendiri bagi saya dan pengurus untuk mengonsolidasikan gerakan di bawah bayang-bayang transmisi Covid-19," kata Susanto Triyogo, Kamis (23/7/2020).
Diakuinya, organisasi harus tetap berjalan. Karena Susanto mengakui, pihaknya sebagai pucuk pimpinan di pusat punya tanggungjawab kepada kader-kader di daerah, mulai dari tingkat pengurus komisariat, daerah dan wilayah. "Jika kami menyerah karena kondisi Pandemi, maka keaktifan kader-kader di seluruh Indonesia juga tidak akan berjalan," ujarnya.
(Baca juga: Update, 1.207 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19)
Susanto mengatakan, amanah baru yang diembannya merupakan sesuatu yang sulit terutama saat Indonesia dilanda Pandemi virus Corona (Covid-19). "Amanah baru menjadi Plt Ketua Umum KAMMI merupakan tugas yang sulit, mengingat saat ini negara kita sedang dilanda pandemi Covid-19. Tentunya ini akan menjadi tantangan sendiri bagi saya dan pengurus untuk mengonsolidasikan gerakan di bawah bayang-bayang transmisi Covid-19," kata Susanto Triyogo, Kamis (23/7/2020).
Diakuinya, organisasi harus tetap berjalan. Karena Susanto mengakui, pihaknya sebagai pucuk pimpinan di pusat punya tanggungjawab kepada kader-kader di daerah, mulai dari tingkat pengurus komisariat, daerah dan wilayah. "Jika kami menyerah karena kondisi Pandemi, maka keaktifan kader-kader di seluruh Indonesia juga tidak akan berjalan," ujarnya.
Lihat Juga :