Gelombang Panas Landa Asia hingga Telan Korban Jiwa, Bagaimana Indonesia?
Selasa, 25 April 2023 - 10:18 WIB
Suhu panas pada di wilayah Asia saat ini, kata Dwikorita, secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari, namun lonjakan panas di wilayah sub-kontinen Asia Selatan, kawasan Indochina dan Asia Timur pada 2023 ini termasuk yang paling signifikan lonjakannya.
Baca juga: Thailand Minta Warganya Waspadai Gelombang Panas Ekstrem
"Para pakar iklim menyimpulkan bahwa tren pemanasan global dan perubahan iklim yang terus terjadi hingga saat ini berkontribusi menjadikan gelombang panas semakin berpeluang terjadi lebih sering," terangnya.
Dwikorita menjelaskan, wilayah Indonesia sendiri terletak di wilayah ekuator, dengan kondisi geografis kepulauan yang di kelilingi perairan yang luas. Kendati demikian, suhu panas di Indonesia bukanlah gelombang panas, dan suhu maksimum harian sudah mulai turun. Sehingga, masyarakat diharapkan agar tidak panik namun tetap waspada.
"Secara karakteristik fenomena maupun secara indikator statistik pengamatan suhu, tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas, karena tidak memenuhi kondisi-kondisi tersebut," imbuhnya.
Baca juga: Thailand Minta Warganya Waspadai Gelombang Panas Ekstrem
"Para pakar iklim menyimpulkan bahwa tren pemanasan global dan perubahan iklim yang terus terjadi hingga saat ini berkontribusi menjadikan gelombang panas semakin berpeluang terjadi lebih sering," terangnya.
Dwikorita menjelaskan, wilayah Indonesia sendiri terletak di wilayah ekuator, dengan kondisi geografis kepulauan yang di kelilingi perairan yang luas. Kendati demikian, suhu panas di Indonesia bukanlah gelombang panas, dan suhu maksimum harian sudah mulai turun. Sehingga, masyarakat diharapkan agar tidak panik namun tetap waspada.
"Secara karakteristik fenomena maupun secara indikator statistik pengamatan suhu, tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas, karena tidak memenuhi kondisi-kondisi tersebut," imbuhnya.
Lihat Juga :