Kinerja Kiclong BUMN, Pengamat: Kans Erick Cawapres Kian Terbuka
Senin, 24 April 2023 - 13:40 WIB
Peluang Menteri BUMN Erick Thohir maju sebagai cawapres untuk Pilpres 2024 kian terbuka. Erick menjadi figur cawapres potensial dalam berbagai jejak pendapat masyarakat. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Peluang Menteri BUMN Erick Thohir maju sebagai calon wakil presiden ( cawapres ) untuk Pilpres 2024 kian terbuka. Banyaknya kebijakan positif yang dihasilkan Erick Thohir menjadikannya kian meningkatkan elektabilitasnya.
Pengamat Politik PARA Syndicate Ari Nurcahyo melihat, tiga tahun menakhodai Kementerian BUMN, Erick Thohir telah memberikan kepemimpinan yang sukses. Transformasi BUMN yang digencarkan menciptakan perubahan besar. Baca juga: Digadang-gadang Jadi Cawapres Ganjar, Erick Thohir: Sekarang Fokus Dulu Sama BUMN dan Sepak Bola
Dengan demikian Erick Thohir telah mampu berhasil menunjukkan karalteristik dengan kepemimpinan mumpuni. Lantaran terbukti di bawah komando Erick Thohir, BUMN terus mencatatkan raihan gemilang. "Pak Erick Thohir bahkan melakukan reformasi besar untuk BUMN," kata Ari, Senin (24/4/2023).
Hingga sekarang ini, laba pendapatan BUMN mencatatkan kenaikan secara signifikan hingga mencapai Rp303,7 triliun. Capaian tersebut naik Rp 179 triliun dibandingkan 2021 lalu.
Pengamat Politik PARA Syndicate Ari Nurcahyo melihat, tiga tahun menakhodai Kementerian BUMN, Erick Thohir telah memberikan kepemimpinan yang sukses. Transformasi BUMN yang digencarkan menciptakan perubahan besar. Baca juga: Digadang-gadang Jadi Cawapres Ganjar, Erick Thohir: Sekarang Fokus Dulu Sama BUMN dan Sepak Bola
Dengan demikian Erick Thohir telah mampu berhasil menunjukkan karalteristik dengan kepemimpinan mumpuni. Lantaran terbukti di bawah komando Erick Thohir, BUMN terus mencatatkan raihan gemilang. "Pak Erick Thohir bahkan melakukan reformasi besar untuk BUMN," kata Ari, Senin (24/4/2023).
Hingga sekarang ini, laba pendapatan BUMN mencatatkan kenaikan secara signifikan hingga mencapai Rp303,7 triliun. Capaian tersebut naik Rp 179 triliun dibandingkan 2021 lalu.
Lihat Juga :