11 PWNU Usulkan Penundaan Muktamar ke-34 NU

Kamis, 16 Juli 2020 - 15:00 WIB
Sebanyak 11 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) mengusulkan penundaan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU. Istimewa
JAKARTA - Sebanyak 11 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) mengusulkan penundaan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU. Ketua Harian Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas mengatakan, PBNU masih akan menerima masukan dari PWNU lainnya.

Rencana semula, Muktamar NU dijadwalkan digelar di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung pada 22-27 Oktober 2020. "Setelah usulan-usulan diterima, PBNU baru akan mengadakan rapat lagi. Agenda rapat mendatang antara lain membahas usulan-usulan yang masuk menganai status pelaksanaan Muktamar, termasuk dalam forum apa keputusan itu akan diambil, apakah dalam Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah atau melalui Konbes NU yang khusus diselenggarakan untuk itu," ujar Robikin, Kamis (16/7/2020).



Sebelumnya pada Rabu (15/7/2020), PBNU mengadakan Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah PBNU. Beberapa pengurus mengikuti rapat tersebut dari rumah masing-masing, di antaranya Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Katib Aam KH Yahya C. Staquf.

Sementara, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini, Ketua PBNU H Robikin Emhas, dan beberapa wakil sekretaris jenderal hadir langsung. (Baca juga: PBNU: Cabut RUU HIP dari Prolegnas 2020 ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!