Puncak Musim Hujan hingga Awal Maret 2023, BNPB Imbau Waspada Bencana Hidrometeorologi
Senin, 30 Januari 2023 - 16:24 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan saat ini sebagian besar wilayah Indonesia memasuki puncak musim hujan hingga awal Maret 2023 mendatang. Foto/BNPBTV
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan saat ini sebagian besar wilayah Indonesia memasuki puncak musim hujan hingga awal Maret 2023 mendatang. Karena itu, BNPB mengimbau agar waspada bencana hidrometeorologi basah khususnya banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
“Satu hal yang perlu kita perhatikan bahwa kita masih pada periode puncak musim hujan. Jadi nanti akhir atau mungkin di awal bulan Maret kita masih harus waspada kejadian bencana hidrometeorologi basah khususnya banjir tanah longsor dan cuaca ekstrem,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual, Senin (30/1/2023). Baca juga: 6 Provinsi Rawan Karhutla, BNPB Siapkan Tiga Skenario Penanganan
Aam sapaan akrab Abdul Muhari mengatakan BNPB mencatat kejadian bencana selama sepekan terakhir naik dari awal tahun 2023 yang hanya sekitar 20-an saja. Selama sepekan terakhir tercatat ada 33 kejadian bencana.
“Kita lihat summary atau data kita satu minggu ini. Jadi kalau minggu lalu kita mengalami kejadian bencana paling sedikit dari awal tahun berkisar di angka 20-an sekarang kita udah naik lagi di 33 kejadian bencana,” jelas Aam.
“Satu hal yang perlu kita perhatikan bahwa kita masih pada periode puncak musim hujan. Jadi nanti akhir atau mungkin di awal bulan Maret kita masih harus waspada kejadian bencana hidrometeorologi basah khususnya banjir tanah longsor dan cuaca ekstrem,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual, Senin (30/1/2023). Baca juga: 6 Provinsi Rawan Karhutla, BNPB Siapkan Tiga Skenario Penanganan
Aam sapaan akrab Abdul Muhari mengatakan BNPB mencatat kejadian bencana selama sepekan terakhir naik dari awal tahun 2023 yang hanya sekitar 20-an saja. Selama sepekan terakhir tercatat ada 33 kejadian bencana.
“Kita lihat summary atau data kita satu minggu ini. Jadi kalau minggu lalu kita mengalami kejadian bencana paling sedikit dari awal tahun berkisar di angka 20-an sekarang kita udah naik lagi di 33 kejadian bencana,” jelas Aam.
Lihat Juga :