Al-Qur'an Kembali Dibakar, MUI Minta OKI Bersuara Keras di Forum PBB

Minggu, 29 Januari 2023 - 09:03 WIB
Politikus sayap kanan Eropa Rasmus Paludan kembali membakar Al-Quran, kali ini di depan masjid di Noerrebro, di Kopenhagen, Denmark, Jumat (27/1/2023). FOTO/Ritzau Scanpix/Olafur Steinar Gestsson
JAKARTA - Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) KH Cholil Nafis meminta kepada Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) merespons keras berulangnya aksi pembakaran salinan Al-Qur'an oleh politikus anti-Islam asal Denmark, Rasmus Paludan. Tindakan pemimpin Partai Stram Kurs itu sama sekali tidak bisa diteloransi.

"Ini tidak bisa ditoleransi. Masyarakat, tokoh agama, bahkan OKI harus bersuara melalui forum PBB untuk mencegah aksi-aksi pembakaran lainnya," kata Cholil Nafis dikutip dari situs resmi MUI, Minggu (29/1/2023).



Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat itu menyangkal, tindakan pembakaran Al-Qur'an adalah bentuk kebebasan berekspresi. Sebab pelaku menyadari kebebasan seseorang dibatasi kehormatan orang lain.

Baca juga: Al Qur'an Kembali Dibakar, Ketum PBNU Gus Yahya: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!