7 Kapolri Kelahiran Jawa Tengah, Nomor 2 Jadi Simbol Polisi Jujur
Selasa, 24 Januari 2023 - 06:00 WIB
FOTO/Markas Besar Polri
Surojo Bimantoro menjabat Kapolri pada periode 23 September 2000–29 November 2001. Jenderal Polisi ini merupakan kelahiran Gombong, Kebumen, 1 November 1946.
Meski diangkat menjadi Kapolri tapi hubungan Bimantoro dan Presiden Abdurrahman Wahid tidak harmonis. Semakin lama bahkan memburuk hingga akhirnya Bimantoro dicopot dari jabatan Kapolri digantikan Chairuddin Ismail. Sebagai gantinya, Bimantoro Duta diberi jabatan Duta Besar RI untuk Malaysia tapi ditolak.
Tak lama, Gus Dur kemudian dilengserkan dari jabatan presiden dan digantikan Megawati Soekarnoputri. Oleh Megawati Bimantoro dikembalikan ke jabatan Kapolri.
6. Jenderal Polisi (Purn) Drs Sutanto
FOTO/Markas Besar Polri
Sutanto menjabat Kapolri sejak 8 Juli 2005 hingga 30 September 2008. Jenderal Polisi itu merupakan kelahiran Comal, Pemalang, 30 September 1950.
Lulusan Akabri Kepolisian 1973 ini mengawali karier sebagai Pamapta Konwiko 74 Jakarta Selatan PMJ. Peraih Adhi Makayasa itu kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Metro Kebayoran lama PMJ, Kapolres Sumenep, Kapolres Sidoarjo, Kapolda Sumatera Utara, Kapolda Jawa Timur, hingga akhirnya diangkat menjadi Kapolri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Setelah tak menjabat Kapolri, Sutanto ditunjuk menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Ia memimpin BIN selama dua tahun, sejak 21 Oktober 2009 hingga 19 Oktober 2011.
7. Jenderal Polisi (Purn) Drs Sutarman, SIK
FOTO/Ensiklopedi Kapolri: Jend (Pol) Sutarman - Dari Santri sampai jadi Jenderal
Sutarman memangku jabatan Kapolri sejak 25 Oktober 2013-16 Januari 2015. Ia merupakan jenderal polisi kelahiran Sukoharjo, 5 Oktober 1957.
Lulusan AKABRI Tahun 1981 ini dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden SBY menggantikan Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo. Usai Pemilu 2014, Sutarman diberhentikan secara terhormat oleh Presiden Jokowi meski usia pensiunnya 9 bulan lagi. Ia digantikan Badrodin Haiti sebagai Plt Kapolri.
Demikian daftar Kapolri kelahiran Jawa Tengah.
Surojo Bimantoro menjabat Kapolri pada periode 23 September 2000–29 November 2001. Jenderal Polisi ini merupakan kelahiran Gombong, Kebumen, 1 November 1946.
Meski diangkat menjadi Kapolri tapi hubungan Bimantoro dan Presiden Abdurrahman Wahid tidak harmonis. Semakin lama bahkan memburuk hingga akhirnya Bimantoro dicopot dari jabatan Kapolri digantikan Chairuddin Ismail. Sebagai gantinya, Bimantoro Duta diberi jabatan Duta Besar RI untuk Malaysia tapi ditolak.
Tak lama, Gus Dur kemudian dilengserkan dari jabatan presiden dan digantikan Megawati Soekarnoputri. Oleh Megawati Bimantoro dikembalikan ke jabatan Kapolri.
6. Jenderal Polisi (Purn) Drs Sutanto
FOTO/Markas Besar Polri
Sutanto menjabat Kapolri sejak 8 Juli 2005 hingga 30 September 2008. Jenderal Polisi itu merupakan kelahiran Comal, Pemalang, 30 September 1950.
Lulusan Akabri Kepolisian 1973 ini mengawali karier sebagai Pamapta Konwiko 74 Jakarta Selatan PMJ. Peraih Adhi Makayasa itu kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Metro Kebayoran lama PMJ, Kapolres Sumenep, Kapolres Sidoarjo, Kapolda Sumatera Utara, Kapolda Jawa Timur, hingga akhirnya diangkat menjadi Kapolri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Setelah tak menjabat Kapolri, Sutanto ditunjuk menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Ia memimpin BIN selama dua tahun, sejak 21 Oktober 2009 hingga 19 Oktober 2011.
7. Jenderal Polisi (Purn) Drs Sutarman, SIK
FOTO/Ensiklopedi Kapolri: Jend (Pol) Sutarman - Dari Santri sampai jadi Jenderal
Sutarman memangku jabatan Kapolri sejak 25 Oktober 2013-16 Januari 2015. Ia merupakan jenderal polisi kelahiran Sukoharjo, 5 Oktober 1957.
Lulusan AKABRI Tahun 1981 ini dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden SBY menggantikan Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo. Usai Pemilu 2014, Sutarman diberhentikan secara terhormat oleh Presiden Jokowi meski usia pensiunnya 9 bulan lagi. Ia digantikan Badrodin Haiti sebagai Plt Kapolri.
Demikian daftar Kapolri kelahiran Jawa Tengah.
(abd)
Lihat Juga :