Bareskrim Tetapkan Tersangka Proyek Venue Asian Games 2018

Selasa, 14 Juli 2020 - 11:02 WIB
Awi menjelaskan kasus ini berawal pada akhir bulan Januari 2017, FA alias Ayong menghubungi korban atas nama Bong Elvan Hamzah selaku Direktur PT. MRU dan menyampaikan kalau FA alias Ayong mendapatkan beberapa proyek salah satunya proyek pembangunan venue Asian Games.

Proyek tersebut merupakan proyek lanjutan pembuatan embung di Jakabaring, proyek tersebut memerlukan batu splite/batu belah sebanyak 5 tongkang (kapal pengangkut barang.

(Baca: Bareskrim Polri Tegaskan Said Didu Belum Ditetapkan Jadi Tersangka)

Kemudian dari awal Bong Elvan Hamzah tidak mau menerima tawaran dari FA alias Ayong, namun karena bujukan dan janji dari FA alias Ayong bahwa proyek tersebut sangat aman karena uangnya berasal dari APBD/APBN dan menjamin kelancaran pembayaran dengan jangka paling lama 1 sampai 1,5 bulan.

"Setelah batu splite/batu belah yang diminta sampai di Palembang, pelabuhan/proyek yang bersangkutan atau pembayaran dengan istilah material on site, akhirnya Bong Elvan Hamzah percaya dan mau membuatkan PO (purchase order)," ungkap Awi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!