Kemenag Gulirkan Program Kita Cinta Papua, Ini Tujuannya
Selasa, 14 Juli 2020 - 10:34 WIB
Ikhtiar membangun jembatan kesetiakawanan Aceh-Papua, kata Menag, sudah mulai dirintis pada awal 2020, sebelum Pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Saat itu, sudah diagendakan dua pertemuan tokoh lintas agama Aceh dan Papua.
Pertama, pertemuan pada Munas Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) 2020 di Medan. Munas yang sedianya dihadiri Menag ini dijadwalkan pada 16 Maret 2020 dan dihadiri 27 perwakilan daerah di Indonesia. Pada kegiatan itu, Menag berencana mengajak tokoh agama Papua untuk berkunjung dan berdiskusi dengan tokoh agama di Aceh.
Kedua, pertemuan bersamaan gelaran MTQ tingkat Provinsi di Papua dan Papua Barat yang waktu itu dijadwalkan pada April 2020. Pada giat tersebut, Menag berencana mengajak tokoh agama Aceh untuk berkunjung ke tanah Papua.
"Kedua pertemuan itu belum terlaksana karena pandemi Covid-19," tutur Menag. "Semoga pandemi COVID-19 segera selesai dan ikhtiar mewujudkan jembatan kesetiakawanan Aceh-Papua bisa dilakukan lebih optimal," katanya.
Pertama, pertemuan pada Munas Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) 2020 di Medan. Munas yang sedianya dihadiri Menag ini dijadwalkan pada 16 Maret 2020 dan dihadiri 27 perwakilan daerah di Indonesia. Pada kegiatan itu, Menag berencana mengajak tokoh agama Papua untuk berkunjung dan berdiskusi dengan tokoh agama di Aceh.
Kedua, pertemuan bersamaan gelaran MTQ tingkat Provinsi di Papua dan Papua Barat yang waktu itu dijadwalkan pada April 2020. Pada giat tersebut, Menag berencana mengajak tokoh agama Aceh untuk berkunjung ke tanah Papua.
"Kedua pertemuan itu belum terlaksana karena pandemi Covid-19," tutur Menag. "Semoga pandemi COVID-19 segera selesai dan ikhtiar mewujudkan jembatan kesetiakawanan Aceh-Papua bisa dilakukan lebih optimal," katanya.
(abd)
Lihat Juga :