Konten Dewasa dan Podcast Dituding Jadi Biang Keladi Seks Bebas

Sabtu, 21 Januari 2023 - 14:36 WIB
"Kenapa anak kok jadi kebiasaan menonton itu, ada titik dia coba coba akhirnya dia jadi satu kebiasaan. Ada juga kasus, mereka buka situs tertentu karena diajari oleh temannya, kalau itu terus dipaparkan, dimulainya terlalu banjir, itu berdampak pada cara berpikir dan keinginan dorongan untuk mencoba, itu ada, apalagi anak sudah puber," katanya.

Menurut Rose, ketika rasa penasaran dan kebiasaan tersebut sudah tidak terbendung, maka peran orang tua menjadi sulit. Hanya anak yang dapat menghentikannya. "Jadi kalau saya melihat ini, stimulasi di luar terlalu heboh, kalau tidak ada rem dalam dirinya akan berdampak sulit bagi orang tua untuk merem juga. Anaknya harus ngerem," katanya.

Beda hal ketika kebiasaan tersebut belum terjadi. Peran orang tua dan agama lah yang menjadi tameng utama untuk membentengi anak.

"Kalau dari sisi psikologi, saya melihatnya kalau kita mau membentengi anak kita 24 jam, tidak mungkin, maka sesuatu harus di-insert ke dalam anak kita supaya mereka tahu bahwa apa yang baik dan buruk, dia diajarkan atau dilatih di rumah dalam pembentukan perilaku," kata Rose.

"Moral harus diajarkan, agama itu sarat akan moral, membedakan baik buruk, moral itu sebetulnya kemampuan manusia membedakan yang baik dan buruk, jadi kalau kita mengatakan ke anak sesuatu, dia perlu contoh," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!