Menag Upayakan Penyamaan Awal Ramadhan

Selasa, 05 Mei 2015 - 08:47 WIB
Menag Upayakan Penyamaan...
Menag Upayakan Penyamaan Awal Ramadhan
A A A
JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menyamakan awal Ramadan dan Syawal (Idul Fitri) dengan sejumlah ormas Islam.

”Kami kemarin diskusi muzakarah dengan PP Muhammadiyah. Alhamdulillah, semua pimpinan PP Muhammadiyah hadir. Ada kesamaan tujuan cara pandang dan keinginan agar setidaknya kita bisa menyatukan kapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah,” kata Lukman di Jakarta kemarin. Menag mengatakan, penyatuan kalender Hijriah-Menteri Agama dan PP Muhammadiyah merupakan hal yang penting karena erat kaitannya dengan persoalan keumatan dan ibadah yang cukup krusial, yaitu terkait penetapan awal puasa, Idul Fitri, dan Idul Adha.

”(Penyatuan) kalender Hijriah ini dapat membuat umat Islam secara keseluruhan mempunyai pegangan yang sama dalam menjalankan ibadahnya, khususnya mengawali Ramadan, menentukan 1 Syawal, dan Idul Adha,” kata Lukman. Lebih jauh, Menag berharap terjadi keberhasilan penyamaan kalender Hijriah di Indonesia.

Dengan begitu, Indonesia dapat menjadi pelopor di dunia dalam menyatukan kalender yang merujuk pada penanggalan komariah atau berdasarkan peredaran bulan itu. Dalam upaya penyatuan kalender Hijriah, Lukman mengatakan pihaknya telah menemui Muhammadiyah untuk mencapai titik temu dalam penetapan kalender. Hal yang sama juga akan dilakukan ke ormas Islam lain seperti Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). ”Lebih jauh lagi Indonesia diharapkan bisa jadi pionir pelopor menyatukan kalender Hijriah secara nasional dan global.

Oleh karena itu, ke depan dalam waktu dekat Kemenag akan melakukan hal sama dengan PBNU. Sehingga kalau kemarin dari Muhammadiyah kami dengar dari pakar Majelis Tarjih Muhammadiyah, ke depan bisa mendengar dari ulama Syuriah PBNU,” katanya. Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan awal bulan puasa 1 Ramadan 1436 tahun ini jatuh pada Kamis, 18 Juni 2015. Sementara itu, Idul Fitri 1 Syawal 1436 H bertepatan dengan Jumat, 17 Juli 2015.

Penetapan awal puasa dan lebaran itu sesuai hasil telaah hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Metode telaah itu merupakan cara menetapkan awalpuasadanlebaran, termasuk Idul Adha, dengan ilmu perhitungan falak atau astronomi.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin meminta keterangan tentang awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1436 H dari Muhammadiyah itu dapat menjadi pedoman warga Muhammadiyah dalam beribadah.

Alfian faisal/ant
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved