Batal ke Australia, SBY Diminta Fokus ke Kongres Demokrat

Kamis, 30 April 2015 - 07:05 WIB
Batal ke Australia,...
Batal ke Australia, SBY Diminta Fokus ke Kongres Demokrat
A A A
JAKARTA - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal berkunjung ke Australia setelah situasi politik kedua negara dinilai tidak kondusif pasca pemerintah Joko Widodo (Jokowi) mengeksekusi duo Bali Nine asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Sebab lain batalnya SBY bertolak ke Australia adalah adanya aksi unjuk rasa sebagai bentuk penolakan yang dilakukan masyarakat Australia terkait eksekusi duo Bali Nine.

Mengenai hal itu, Anggota DPD Gede Pasek Suardika mendukung niatan ketua umum Partai Demokrat itu membatalkan kunjungannya ke negeri Kanguru tersebut. Terkesan menyindir, Pasek berharap citra SBY tetap terjaga di mata dunia internasional.

"Ya lebih baik begitu (batal berkunjung) daripada citra beliau (SBY) terganggu. Fokus saja mau Kongres PD (Partai Demokrat)," ujar politikus Demokrat itu saat dihubungi Sindonews, Rabu 29 April 2015.

Melalui akun Facebook-nya, SBY menginformasikan pembatalannya berkunjung ke negara yang diperintah Perdana Menteri Tony Abbot itu. SBY sedianya bakal berkunjung ke Perth, Australia sebagai Visiting Professor di University of Western Australia dan Senior Fellow di US-Asia Centre.

"Namun, situasi politik, sosial dan keamanan tidak kondusif untuk kunjungan saya, berkaitan dengan protes keras Australia terhadap Indonesia," ujar SBY dalam akun Facebook-nya.

Keputusan SBY membatalkan kunjungannya ke Australia dilakukan setelah berkonsultasi dengan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Australia dan pejabat utama di Jakarta.

"Masyarakat Australia amat emosional dan lakukan unjuk rasa di sejumlah kota, terkait eksekusi terpidana mati warga negaranya," tukasnya.
(kri)
Berita Terkait
Trump Murka dan Serukan...
Trump Murka dan Serukan 6 Anggota Kongres Partai Demokrat Digantung, Ini Sebabnya
Koruptor Terbesar China...
Koruptor Terbesar China Menilap Rp6,8 Triliun Dieksekusi Mati
Soal Isu Kudeta, Ketua...
Soal Isu Kudeta, Ketua DPC Demokrat Lombok Barat: AHY Harga Mati
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved