Pemerintah Hati-hati Usut Kasus Mary Jane

Rabu, 29 April 2015 - 13:14 WIB
Pemerintah Hati-hati...
Pemerintah Hati-hati Usut Kasus Mary Jane
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly mengatakan, Mary Jane Fiesta Veloso batal dieksekusi mati lantaran ada bukti, bahwa warga Filipina itu bukan otak dari kasus narkoba yang membelitnya.

"Ada bukti bahwa dia ini bukan otak, detailnya saya tidak tahu, secara yurudis ada orang yang mengaku di Filipina bahwa dia mengaku otak untuk Mary Jane," kata Yasonna di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Pemerintah menunda eksekusi mati sebagai bentuk kehati-hatian dalam melakukan proses hukum. Menurut Yasonna, Pemerintah Indonesia sangat berhati-hati.

"Jadi pemerintah juga melihat supaya jangan ada persoalan hukum, ada yang mengaku penjahat secara yurudis, ini bisa kompilikasi, jadi soal kehati-hatian saja," ucapnya.

Dia melihat hal biasa jika Pemerintah Filipina melobi Pemerintah Indonesia. Hal yang sama juga dilakukan Indonesia terhadap Pemerintah Arab Saudi.

"Biasa itu, kita ke Saudi lobi hukum mati juga biasa, tapi yang penting pelaku utama yang nganter Heroin itu bukan dia, dia enggak tahu barang itu apa, sudah serahkan diri, kalau seandainya benar, selesaikan," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved