Pengacara Mary Jane Pastikan Ajukan PK Kedua

Jum'at, 24 April 2015 - 11:15 WIB
Pengacara Mary Jane...
Pengacara Mary Jane Pastikan Ajukan PK Kedua
A A A
YOGYAKARTA - Pengacara Mary Jane Fiesta Veloso, Agus Salim memastikan akan mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang kedua pada akhir bulan April 2015 ini. Dia berharap vonis mati kliennya yang berkewarganegaraan Filipina itu atas kasus penyelundupan heroin seberat 2,6 kilogram itu bisa diperingan.

"Secepatnya, kami targetkan April ini sudah kami ajukan permohonan PK yang kedua," kata Agus Salim saat dikonfirmasi, Jumat (24/4/2015).

Agus Salim mengklaim, pihaknya telah memperoleh alat bukti baru (novum) yang diyakininya nanti akan diterima oleh Mahkamah Agung (MA). Namun, dia belum bersedia mengungkapkan apa saja bukti baru yang rencananya akan diajukan dalam memori PK itu.

"Ini sedang kami susun materinya, ada bukti baru yang kami temukan. Semoga dikabulkan dan Mary Jane dapat keringanan hukuman," jelasnya.

Meskipun Mary Jane telah dipindah dari Lapas Klas IIA Wirogunan, Yogyakarta, ke Lapas di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah Jumat pukul 01.40 WIB dinihari tadi, namun Agus Salim yakin proses hukum PK kedua ini bisa tuntas sebelum pelaksanaan eksekusi mati ibu dua orang putra yang rencananya akan berbarengan dengan sembilan terpidana mati kasus narkotika lainnya dalam eksekusi gelombang kedua.

Diketahui PK pertama Mary Jane telah ditolak oleh Mahkamah Agung pada 25 Maret 2015. Sebelumnya Presiden Jokowi juga menolak memberi ampunan (grasi) bagi perempuan berusia 30 tahun itu.
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved