Seskab Bantah Rusak Hubungan Komunikasi Jokowi dengan PDIP
Kamis, 16 April 2015 - 03:59 WIB
Seskab Bantah Rusak Hubungan Komunikasi Jokowi dengan PDIP
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto menjawab tudingan soal pihaknya jadi penyebab tersendatnya komunikasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDIP. Andi menjelaskan, sebagai Seskab tidak mempunyai kewenangan itu.
"Sebagai Seskab tugas saya internal kabinet. Saya tidak menjalankan tugas komunikasi politik," kata Andi di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu 15 April 2015.
Andi mengaku, jika tidak ada perintah dari Presiden Jokowi, tidak pernah melakukan komunikasi politik. Menurut dia, tugas Seskab membantu Presiden dalam pengelolaan kabinet.
"Tidak ada satupun tugas saya sebagai Seskab yang berkaitan dengan partai-partai politik manapun. Tidak (pernah ditugaskan) karena itu bukan tugas saya," ucap Andi.
Andi menjelaskan, di lingkungan Istana yang mempunyai tugas komunikasi politik di bawah Mensesneg Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan.
Menurut dia, dua pembantu presiden itu mempunyai perangkat untuk melakukan komunikasi dengan parpol. "Kalau saya tidak punya perangkat untuk melakukan komunikasi politik itu," tandas Andi.
"Sebagai Seskab tugas saya internal kabinet. Saya tidak menjalankan tugas komunikasi politik," kata Andi di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu 15 April 2015.
Andi mengaku, jika tidak ada perintah dari Presiden Jokowi, tidak pernah melakukan komunikasi politik. Menurut dia, tugas Seskab membantu Presiden dalam pengelolaan kabinet.
"Tidak ada satupun tugas saya sebagai Seskab yang berkaitan dengan partai-partai politik manapun. Tidak (pernah ditugaskan) karena itu bukan tugas saya," ucap Andi.
Andi menjelaskan, di lingkungan Istana yang mempunyai tugas komunikasi politik di bawah Mensesneg Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan.
Menurut dia, dua pembantu presiden itu mempunyai perangkat untuk melakukan komunikasi dengan parpol. "Kalau saya tidak punya perangkat untuk melakukan komunikasi politik itu," tandas Andi.
(maf)