Video Game Tingkatkan Skill tapi Pengaruhi Perilaku

Minggu, 12 April 2015 - 11:03 WIB
Video Game Tingkatkan...
Video Game Tingkatkan Skill tapi Pengaruhi Perilaku
A A A
Berita bagus dan berita buruk bagi para penggemar video game. Riset terbaru menunjukkan, permainan video game meningkatkan skill visual dan kognitif.

Meski demikian, terlalu banyak bermain video game mengakibatkan masalah perilaku. Dalam salah satu studi yang diterbitkan pekan lalu, para peneliti Universitas Brown menemukan, game tidak hanya meningkatkan skill visual tapi juga memperbaiki kemampuan mempelajari skill tersebut.

”Ada kemungkinan bahwa latihan visual yang dilakukan para pemain video game selama bertahun-tahun membantu menciptakan mekanisme dalam otak, khususnya untuk skill pengembangan visual,” tulis para peneliti dalam studi yang dirilis di jurnal sains PLoS One yang diterbitkan Public Library of Science, dikutip kantor berita AFP . ”Banyak orang masih melihat video game sebagai aktivitas membuang waktu meskipun riset mulai menunjukkan aspek manfaatnya,” ungkap Aaron Berard, salah satu penulis penelitian itu.

”Jika kita dapat menunjukkan bahwa video game mungkin mampu memperbaiki beberapa fungsi kognitif, mungkin kita sebagai masyarakat dapat menggunakan media dan teknologi terbaru dengan aplikasi positif.” Studi terpisah oleh para peneliti di Universitas Oxford menunjukkan dampak video game bagi anak-anak. Riset menyimpulkan bahwa anak yang bermain video game selama lebih dari tiga jam sehari akan cenderung hiperaktif, terlibat perkelahian, dan tidak tertarik di sekolah.

Tim peneliti Oxford itu menemukan bahwa masalah perilaku itu terkait waktu yang dihabiskan dalam bermain video game , bukan jenis game yang dimainkan. Mereka menyatakan, tidak ada kaitan antara bermain video game kekerasan dan agresi kehidupan nyata atau prestasi akademik anak. Mereka juga menyatakan, bermain game kurang dari satu jam sehari mungkin positif bagi perilaku anak.

Syarifudin
(ars)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved