IPW: Di Bawah Kemendagri, Polri Jadi Laskar PDIP
Selasa, 07 April 2015 - 19:32 WIB
IPW: Di Bawah Kemendagri, Polri Jadi Laskar PDIP
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menolak wacana Polri di bawah kementerian. Apalagi di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang saat ini dipimpin kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo.
"Polisi akan jadi laskar PDIP jika Polri dibawah Kementerian Dalam Negeri," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane dalam diskusi bertajuk Polemik Calon Kapolri dan Urgensi Penataan Kembali Kelembagaan dan Fungsi Polri, di Pondok Penus, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2015).
Menurut Neta, apapun yang terjadi dalam institusi Polri, termasuk kegaduhan pengangkatan Kapolri, semua pihak harus menjaga polisi sebagai laskar rakyat. "Bukan laskar PDIP ataupun laskar Jokowi," tutur
Dalam kesempatan itu, Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Indonesia Studies (ISIS) Kisman Latumakulita langsung menanggapi pendapat Neta S Pane.
"Mau di bawah apapun, itu enggak jadi persoalan, yang penting struktur dan fungsinya. Basic-nya apa ? ya keamanan, Polri jangan urus korupsi," kata Kisman Latumakulita di tempat yang sama.
Dia berharap Polri bisa fokus pada tugas dan fungsi awalnya. "Jangan kita temukan begal di mana-mana. Lepaskan tugas yang bukan fungsi awalnya," tuturnya.
"Polisi akan jadi laskar PDIP jika Polri dibawah Kementerian Dalam Negeri," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane dalam diskusi bertajuk Polemik Calon Kapolri dan Urgensi Penataan Kembali Kelembagaan dan Fungsi Polri, di Pondok Penus, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2015).
Menurut Neta, apapun yang terjadi dalam institusi Polri, termasuk kegaduhan pengangkatan Kapolri, semua pihak harus menjaga polisi sebagai laskar rakyat. "Bukan laskar PDIP ataupun laskar Jokowi," tutur
Dalam kesempatan itu, Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Indonesia Studies (ISIS) Kisman Latumakulita langsung menanggapi pendapat Neta S Pane.
"Mau di bawah apapun, itu enggak jadi persoalan, yang penting struktur dan fungsinya. Basic-nya apa ? ya keamanan, Polri jangan urus korupsi," kata Kisman Latumakulita di tempat yang sama.
Dia berharap Polri bisa fokus pada tugas dan fungsi awalnya. "Jangan kita temukan begal di mana-mana. Lepaskan tugas yang bukan fungsi awalnya," tuturnya.
(dam)