Pemerintah Dinilai Reaksioner Tangkal Gerakan Radikal

Sabtu, 04 April 2015 - 16:07 WIB
Pemerintah Dinilai Reaksioner...
Pemerintah Dinilai Reaksioner Tangkal Gerakan Radikal
A A A
JAKARTA - Langkah pemerintah melalui Badan Pusat Penanggulangan Terorisme (BNPT) buat menangkal gerakan radikal di Indonesia masih menemui jalan buntu. Sebab BNPT dinilai masih bertindak atas dasar teknis operasional.

Menurut Direktur Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Munhanif, dalam menangkal gerakan radikal, BNPT dianggap masih reaksioner dengan mengandalkan pola operasional dan tindakan sesaat.

"Ketika dia (BNPT) beroperasi misalnya, mengajukan filterisasi situs-situs itu, seberapa jauh pengkajian (gerakan radikal) itu (dijelaskan)," kata Ali usai diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (4/4/2015).

Menurut dia, BNPT sebenarnya memiliki kajian strategis buat mengidentifikasi setiap upaya gerakan radikal yang bersifat pencegahan. Namun BNPT terkesan lebih mengandalkan pola-pola penindakan yang dinilai kurang terukur.

"BNPT jangan sampai terjebak isu-isu terlalu operasional. Kalau itu terjadi maka penanggulangan jadi up and down, tidak ada kewajiban jangka panjang dalam hal radikalisme," ujarnya.

Meski demikian, pengamat Timur Tengah ini mengapresiasi tindakan pemerintah dalam melakukan pencegahan paham radikal di Indonesia seperti tindakan memblokir 22 situs berbau paham radikal tersebut.

Jauh dari itu, pola subtansi penanganan lebih tepat dilakukan dibanding penanganan secara teknis-operasional.
(maf)
Berita Terkait
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Media Harus Tanamkan...
Media Harus Tanamkan Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan
Kebakaran Jakarta Islamic...
Kebakaran Jakarta Islamic Center Jadi Pemberitaan Media Asing
Kunjungi iNews Media...
Kunjungi iNews Media Group, Kadispenad Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
IJTI Imbau Media Tidak...
IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
iNews Media Group Temui...
iNews Media Group Temui Mensos Risma Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved