Cium Tangan Yuddy ke Puan Maharani Dinilai Tak Pantas

Rabu, 01 April 2015 - 09:37 WIB
Cium Tangan Yuddy ke...
Cium Tangan Yuddy ke Puan Maharani Dinilai Tak Pantas
A A A
JAKARTA - Pengamat politik Universitas Padjajaran, Idil Akbar mengatakan, sulit menduga apa maksud aksi cium tangan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

"Apakah sebagai bentuk penghormatan? Tapi apakah perlu hingga cium tangan seperti halnya seorang muda usia kepada orang yang lebih tua?" ujar Idil kepada Sindonews, Rabu (1/4/2015).

Kendati demikian, dalam bahasa politik aksi cium tangan itu dianggapnya bisa dibaca sebagai ketaatan, seperti halnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dulu selalu mencium tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Hanya, taat dalam hal apa dan bagaimana, itu tentu hanya Menteri Yuddy dan Puan yang paham," tuturnya.

Dia berpendapat, jika dalam konteks rasa hormat, jelas aksi cium tangan itu tidak pantas dilakukan. "Sebab Yuddy lebih tua dari Puan. Pun dalam hal kesetaraan jabatan politik sebagai sesama menteri," imbuhnya.

Akan tetapi, lanjut dia, jika dibaca sebagai ketaatan tentu ini bukan lagi bicara wajar atau tidak, pantas atau tidak.

"Tapi hal itu terkait psikologi seseorang yang menaruh kepatuhan pada orang lain karena sebab tertentu," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jokowi Dikabarkan Reshuffle...
Jokowi Dikabarkan Reshuffle Kabinet Jelang Lengser Oktober 2024
Heboh Reshuffle Kabinet,...
Heboh Reshuffle Kabinet, PDIP Tegaskan Tak Ada Desakan ke Jokowi
Reshuffle Kabinet di...
Reshuffle Kabinet di Akhir Masa Jabatan, PDIP: Jokowi Meragukan Kapasitas Prabowo Membentuk Pemerintahan
PDIP Dukung Jokowi Rombak...
PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet
Sekjen PDIP Anggap Wajar...
Sekjen PDIP Anggap Wajar Jokowi Semprot Menteri
Politikus PDIP Tak Setuju...
Politikus PDIP Tak Setuju Reshuffle Kabinet Saat Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved