Status Presiden Tak Cukup Buat Jokowi Geser Megawati

Senin, 23 Maret 2015 - 15:08 WIB
Status Presiden Tak...
Status Presiden Tak Cukup Buat Jokowi Geser Megawati
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar Kongres pada April 2015 mendatang, untuk menentukan Ketua Umum PDIP periode 2015-2020.

Wacana berkembang, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpeluang menggeser Megawati Soekarnoputri menjadi ketua umum.

Menurut pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Bakir Ihsan, peluang Jokowi menggeser Megawati cukup berat.

Pasalnya, figur Megawati masih dianggap kuat untuk memimpin partai berlambang banteng moncong putih itu.

"PDIP masih butuh Mega, karena garis ideologi atau trah Soekarno masih melekat ke dia (Mega)," ujar Bakir saat dihubungi melalui telepon, di Jakarta, Senin (23/3/2015).

Bakir menilai dari segi popularitas, Jokowi masih di atas Megawati karena status Jokowi sebagai seorang Presiden. Namun popularitas saja dianggapnya tidak cukup untuk memimpin partai.

Menurutnya, Jokowi boleh dibilang sebagai figur yang cakap dalam hal pemerintahan, tapi gagap dalam memimpin partai.

Selain itu, Jokowi bukan dari anak ideologis partai yang sejatinya sudah melekat pada diri putri Proklamator RI tersebut

"Walaupun Jokowi sekarang menjadi Presiden dan populer dibanding Mega, Megalah sosok sentral yang sebenarnya di partai," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved