Hadi Poernomo Siapkan Fakta Mengejutkan

Selasa, 17 Maret 2015 - 11:29 WIB
Hadi Poernomo Siapkan...
Hadi Poernomo Siapkan Fakta Mengejutkan
A A A
JAKARTA - Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak sekaligus mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo resmi mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kemarin.

Hadi Poernomo akan menghadirkan fakta mencengangkan. Yanuar Prawira Wasesa selaku kuasa hukum Hadi Poernomo mengaku, berkas gugatan sudah dimasukkan sekitar pukul 11.00 WIB di PN Jaksel kemarin. Praperadilan itu diregister dengan No. 21/tik.trap/2015/pnjkt.sel.

Meski demikian, Yanuar belum menerima informasi siapa hakim tunggal dan kapan sidang perdana digelar. Patut dicatat, Yanuar bersama Maqdir Ismail adalah bagian dari tim penasihat hukum Komjen Pol Budi Gunawan saat praperadilan beberapa waktu lalu.

“Praperadilan untuk mencari keadilan. Aku ini jadi peng-acara Hadi Poernomo sejak jadi tersangka 2014. Tidak ada (menangguk keberuntungan yang sama). Jangan ada pertanyaan menangguk keuntungan segala,” ucap Yanuar saat dihubungi KORAN SINDO kemarin.

Yanuar membeberkan, ada beberapa alasan kenapa Hadi Poernomo mengajukan praperadilan. Pertama, keputusan menerima keberatan pajak PT BCA Tbk pada 1999 merupakan kewenangan dirjen pajak sesuai Pasal 25 dan Pasal 26 UU Nomor 9/1994 tentang KUP. Kedua , soal nota dinas yang dipermasalahkan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut Yanuar, Hadi saat itu yakni direktur PPH memberikan satu usulan. Kemudian Hadi selaku dirjen pajak membuat nota dinas yang merupakan pendapat atas usulan dari direktur tadi.

Pendapat Hadi dalam nota dinas itu untuk melaksanakan instruksi atau Keputusan Menteri Keuangan Nomor 117/1999 di mana bankbank, termasuk BCA harus menyerahkan non performing loan (NPL)-nya ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). “Itu harus dengan nilai nihil,” sebutnya.

Kemudian yang ketiga , putusan keberatan pajak itu diganti atau dikoreksi oleh dirjen pajak berikutnya. Yanuar mencontohkan, ketika direktur PPH untuk kasus yang lain, memberikan usul kepada Hadi selaku dirjen. Dalam usulannya, direktur PPH mengusulkan agar diterima putusan keberatan pajak.

Tapi oleh Hadi Poernomo selaku dirjen, usulan direktur itu ditolak. Anehnya, tidak begitu lama oleh dirjen berikutnya (setelah Hadi), mengoreksi keputusan pajak yang ditolak Hadi Poernomo itu. “Saya tidak mau menyebutkan siapa dirjen berikutnya (setelah) Pak Hadi Poernomo. Terus keempatnya, belum ada perhitungan kerugian negaranya,” tutur Yanuar.

Menurut dia, hingga kini perhitungan kerugian negara atas kasus pajak BCA Hadi Poernomo itu mandek. Yanuar kemudian memprediksi alasannya. Keputusan menerima atau menolak permohonan keberatan wajib pajak itu menimbulkan kewajiban untuk membayar pajaknya, apalagi kalau kemudian dilihat menimbulkan kerugian negara.

Humas PN Jaksel I Made Sutrisna membenarkan penyampaian gugatan praperadilan Hadi Poernomo. “Benar, tapi belum ditunjuk hakimnya jadi belum tahu kapan sidangnya,” kata Sutrisna lewat pesan singkat tadi malam.

Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi SP menyatakan, KPK menghormati proses hukum yang dilakukan tersangka, termasuk Hadi Poernomo. KPK pun siap menghadapinya.

Sabir laluhu
(ftr)
Berita Terkait
PBH Diharapkan Memiliki...
PBH Diharapkan Memiliki Peran Lebih dalam Mengedukasi Masyarakat di Bidang Hukum
Usai Dieksekusi Cambuk,...
Usai Dieksekusi Cambuk, Terpidana Pelanggar Syariat Islam Ini Tersungkur
Buka Mubes Gakum Kosgoro...
Buka Mubes Gakum Kosgoro 57, Agung Laksono Minta Hukum Tak Hanya Tajam ke Bawah Saja
Pembukaan Kantor Hukum...
Pembukaan Kantor Hukum Samara, Barita: Komjak RI Konsisten Jalankan Pegawasan Demi Tegaknya Keadilan
Apa Saja Jenis Tata...
Apa Saja Jenis Tata Hukum yang Ada di Indonesia? Berikut Penjabarannya
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Berita Terkini
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Tetapkan Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Ompreng MBG
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Dokter Tifa Tolak Berdamai...
Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Lanjutkan Persidangan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved