Jaksa Agung Klaim Persiapan di Nusakambangan Sudah 100%
Jum'at, 13 Maret 2015 - 15:49 WIB
Jaksa Agung Klaim Persiapan di Nusakambangan Sudah 100%
A
A
A
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo mengklaim terus mempersiapkan proses eksekusi mati terhadap 10 terpidana mati kasus narkoba pada gelombang kedua ini.
Namun persiapan itu belum dinyatakan sempurna. "Ya (eksekusi mati) itu sedang berproses, artinya belum 100 persen," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (13/3/2015).
Prasetyo menambahkan, kendati tak menampik persiapan di Lapas Nusakambangan sudah siap 100 persen, namun pihaknya tak menjamin eksekusi bisa dilaksanakan dalam bulan ini.
Sebab sejumlah terpidana mati masih mengajukan upaya hukum lain seperti Peninjauan Kembali (PK). "Ya (persiapan di) Nusakambangan (sudah 100 persen), yang lain-lain belum," ucapnya.
Dia menjelaskan, lain-lain dimaksudnya adalah terpidana mati belum semuanya ditahan dalam ruang isolasi. Dia memastikan masih ada satu terpidana belum pindah ke Lapas Nusakambangan seperti Mary Jane Viesta Veloso yang masih mendekam di Lapas Wirogunan, Yogyakarta.
"Kemudian juga persiapan-persiapan yang lain, asimilasi (masih berbaur dengan tahanan lainnya)," tukasnya.
Namun persiapan itu belum dinyatakan sempurna. "Ya (eksekusi mati) itu sedang berproses, artinya belum 100 persen," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (13/3/2015).
Prasetyo menambahkan, kendati tak menampik persiapan di Lapas Nusakambangan sudah siap 100 persen, namun pihaknya tak menjamin eksekusi bisa dilaksanakan dalam bulan ini.
Sebab sejumlah terpidana mati masih mengajukan upaya hukum lain seperti Peninjauan Kembali (PK). "Ya (persiapan di) Nusakambangan (sudah 100 persen), yang lain-lain belum," ucapnya.
Dia menjelaskan, lain-lain dimaksudnya adalah terpidana mati belum semuanya ditahan dalam ruang isolasi. Dia memastikan masih ada satu terpidana belum pindah ke Lapas Nusakambangan seperti Mary Jane Viesta Veloso yang masih mendekam di Lapas Wirogunan, Yogyakarta.
"Kemudian juga persiapan-persiapan yang lain, asimilasi (masih berbaur dengan tahanan lainnya)," tukasnya.
(maf)