Messi-Suarez Bawa Barca Kudeta Madrid
Senin, 09 Maret 2015 - 09:30 WIB
Messi-Suarez Bawa Barca Kudeta Madrid
A
A
A
BARCELONA - Lionel Messi menyudahi penantian panjang Barcelona untuk menduduki takhta klasemen sementara Primera Liga musim ini.
Superstar asal Argentina tersebut membawa Blaugrana ke puncak seusai menghancurkan Rayo Vallecano 6-1 pada jornada ke-26 tadi malam. Messi menjadi bintang Barca di Camp Nou dengan mencetak hattrick. Diawali eksekusi penalti pada menit ke-56, dia menambah dua gol pada menit ke-63 dan ke-68. Tiga gol Barca lainnya disumbangkan Luis Suarez (5, 90) dan Gerrard Pique (49).
Adapun Rayo hanya mampu memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti Alberto Bueno (81). Laga tersebut juga diwarnai dua kartu merah. Satu untuk bek Vallecano Tito (54) dan satu lagi untuk fullback Barca Dani Alves (80). Bagi Messi, tiga gol yang dilesakkannya ke gawang Cristian Alvarez terasa begitu spesial.
Itu merupakan hattrick ke-24 yang dicetaknya di Primera Liga sejauh ini. Dia kini menjadi pemain yang paling banyak mencetak hattrick di Primera Liga. Total Messi telah mencetak 32 hattrick dan sukses melampaui torehan 31 hattrick milik legenda Athletic Bilbao Telmo Zarra.
Selain itu, bintang kelahiran Rosario, Argentina, tersebut kini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak sementara Primera Liga bersama Cristiano Ronaldo. Keduanya sama-sama mengoleksi 30 gol. Performa gemilang Messi mendapatkan pujian dari Luis Enrique. Sang arsitek merasa senang karena Messi tidak hanya produktif mencetak gol, tetapi juga semakin padu dengan Suarez.
Hal itu membuat lini depan Barca semakin menakutkan. ”Leo memiliki pemahaman yang besar dengan Luis dan Luis memberi kami lebih banyak sepanjang waktu. Dari hari pertama kami bisa melihat dalam latihan bahwa telah terjalin chemistry di antara mereka. Sekarang kami memiliki banyak variasi dan pilihan dalam menyerang,” kata Enrique seperti dilansir Inside Spanish Football.
Kemenangan atas Vallecano membuat Barca memuncaki klasemen sementara Primera Liga dengan 62 poin. Klub asal Katalan tersebut sukses mengudeta rival utama mereka, Real Madrid, yang pada pertandingan sebelumnya tersungkur 0-1 oleh Athletic Bilbao.
Menurut Enrique, kemenangan atas Vallecano menjadi bukti bahwa Barca telah menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya. Meski senang, mantan penggawa Barca ini meminta anak didiknya untuk tidak berpuas diri. Pelatih berusia 44 tahun tersebut menilai persaingan untuk memperebutkan gelar Primera Liga akan ketat hingga akhir musim.
”Sekarang, Primera Liga akan jauh lebih sulit. Tim-tim lain sudah lebih kompetitif dan anda kehilangan lebih banyak poin sepanjang musim ini. Tapi kami berharap menjadi tim yang tidak terlalu kehilangan banyak poin,” paparnya.
”Saya selalu mengatakan bahwa tim-tim besar akan mengalami kekalahan dan itu akan terus terjadi. Oleh karena itu, kami harus berhati-hati dan berharap hal itu tidak terjadi kepada kami. Namun, terlepas dari semua itu, kami senang dapat berada di posisi seperti saat ini,” sambung dia.
Sementara itu di kubu lawan, kekalahan 1-6 dari Barca membuat Vallecano tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin. Menanggapi hasil buruk yang dialami timnya, Pelatih Paco Jemez mengakui bahwa Barca memang lebih superior. Tapi dia tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya di sepanjang pertandingan.
”Saya sangat puas dengan apa yang telah dilakukan tim saya. Para pemain telah bermain dengan tubuh dan jiwa. Kami memang hancur di akhir, tetapi itu adalah pertandingan sebelas melawan sebelas. Kami adalah lawan yang layak,” pungkasnya.
Alimansyah
Superstar asal Argentina tersebut membawa Blaugrana ke puncak seusai menghancurkan Rayo Vallecano 6-1 pada jornada ke-26 tadi malam. Messi menjadi bintang Barca di Camp Nou dengan mencetak hattrick. Diawali eksekusi penalti pada menit ke-56, dia menambah dua gol pada menit ke-63 dan ke-68. Tiga gol Barca lainnya disumbangkan Luis Suarez (5, 90) dan Gerrard Pique (49).
Adapun Rayo hanya mampu memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti Alberto Bueno (81). Laga tersebut juga diwarnai dua kartu merah. Satu untuk bek Vallecano Tito (54) dan satu lagi untuk fullback Barca Dani Alves (80). Bagi Messi, tiga gol yang dilesakkannya ke gawang Cristian Alvarez terasa begitu spesial.
Itu merupakan hattrick ke-24 yang dicetaknya di Primera Liga sejauh ini. Dia kini menjadi pemain yang paling banyak mencetak hattrick di Primera Liga. Total Messi telah mencetak 32 hattrick dan sukses melampaui torehan 31 hattrick milik legenda Athletic Bilbao Telmo Zarra.
Selain itu, bintang kelahiran Rosario, Argentina, tersebut kini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak sementara Primera Liga bersama Cristiano Ronaldo. Keduanya sama-sama mengoleksi 30 gol. Performa gemilang Messi mendapatkan pujian dari Luis Enrique. Sang arsitek merasa senang karena Messi tidak hanya produktif mencetak gol, tetapi juga semakin padu dengan Suarez.
Hal itu membuat lini depan Barca semakin menakutkan. ”Leo memiliki pemahaman yang besar dengan Luis dan Luis memberi kami lebih banyak sepanjang waktu. Dari hari pertama kami bisa melihat dalam latihan bahwa telah terjalin chemistry di antara mereka. Sekarang kami memiliki banyak variasi dan pilihan dalam menyerang,” kata Enrique seperti dilansir Inside Spanish Football.
Kemenangan atas Vallecano membuat Barca memuncaki klasemen sementara Primera Liga dengan 62 poin. Klub asal Katalan tersebut sukses mengudeta rival utama mereka, Real Madrid, yang pada pertandingan sebelumnya tersungkur 0-1 oleh Athletic Bilbao.
Menurut Enrique, kemenangan atas Vallecano menjadi bukti bahwa Barca telah menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya. Meski senang, mantan penggawa Barca ini meminta anak didiknya untuk tidak berpuas diri. Pelatih berusia 44 tahun tersebut menilai persaingan untuk memperebutkan gelar Primera Liga akan ketat hingga akhir musim.
”Sekarang, Primera Liga akan jauh lebih sulit. Tim-tim lain sudah lebih kompetitif dan anda kehilangan lebih banyak poin sepanjang musim ini. Tapi kami berharap menjadi tim yang tidak terlalu kehilangan banyak poin,” paparnya.
”Saya selalu mengatakan bahwa tim-tim besar akan mengalami kekalahan dan itu akan terus terjadi. Oleh karena itu, kami harus berhati-hati dan berharap hal itu tidak terjadi kepada kami. Namun, terlepas dari semua itu, kami senang dapat berada di posisi seperti saat ini,” sambung dia.
Sementara itu di kubu lawan, kekalahan 1-6 dari Barca membuat Vallecano tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin. Menanggapi hasil buruk yang dialami timnya, Pelatih Paco Jemez mengakui bahwa Barca memang lebih superior. Tapi dia tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya di sepanjang pertandingan.
”Saya sangat puas dengan apa yang telah dilakukan tim saya. Para pemain telah bermain dengan tubuh dan jiwa. Kami memang hancur di akhir, tetapi itu adalah pertandingan sebelas melawan sebelas. Kami adalah lawan yang layak,” pungkasnya.
Alimansyah
(ftr)