Jaksa Agung Minta Menlu Tolak Tawaran Barter Australia

Kamis, 05 Maret 2015 - 20:22 WIB
Jaksa Agung Minta Menlu...
Jaksa Agung Minta Menlu Tolak Tawaran Barter Australia
A A A
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku tidak menjalin komunikasi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Julie Bishop terkait tawaran barter tahanan untuk membebaskan duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari hukuman mati.

"(Komunikasi pertukaran tahanan) tentunya Menlu sama Menlu ya," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (5/3/2015).

Prasetyo berharap Menlu Indonesia Retno Marsudi tidak perlu mempertimbangkan tawaran Pemerintah Australia untuk membarter tahanan tersebut.

Menurutnya, kerja sama Indonesia dan Australia harus disikapi secara positif dengan komitmen menghargai penerapan hukum masing-masing antar negara.

"(Penghargaan hukum) harus menjadi acuanan kita sendiri, bukan berarti kita head to head melawan Australia, bukan. Ini serious crime kan," ujarnya.

Seperti diberitakan media di Australia, Menlu Australia Julie Bishop menawarkan pertukaran tahanan kepada Pemerintah Indonesia untuk menggagalkan eksekusi mati duo Bali Nine. Tawaran itu sekaligus melengkapi permohonan yang diminta berulang kali Perdana Menteri Australia Tony Abbott.

Pemerintah Australia disinyalir ingin menukar duo Bali Nine dengan tiga terpidana kasus Narkoba asal Indonesia Kristito Mandagi, Saud Siregar, dan Ismunandar.

Meski tak dihukum mati pemerintah Australia, ketiganya dinyatakan terbukti oleh Pengadilan Australia tahun 1998 telah tertangkap basah ketika sedang mencoba mengimpor heroin sekira 390 kilogram heroin. Namun, menurut pemberitaan terakhir di berbagai media Australia, ketiganya bisa segera menghirup udara bebas di tahun 2017 dan 2018.
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved