Strategi Zulkifli Rebut Kursi Ketum dari Hatta

Senin, 23 Februari 2015 - 06:50 WIB
Strategi Zulkifli Rebut...
Strategi Zulkifli Rebut Kursi Ketum dari Hatta
A A A
JAKARTA - Calon Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, terus melakukan terobosan guna mendapatkan Kursi PAN I.

Kubu Zulkifli memanfaatkan ini untuk mengungguli Hatta Rajasa yang merupakan petahana. Sedangkan Zulkifli merupakan kandidat ketua umum baru yang merepresentasikan regenerasi PAN.

"Ketua MPP PAN, Amien Rais menginginkan agar Ketua Umum PAN cukup satu kali, satu periode agar ada proses regenerasi," ujar Ketua Bappilu PAN, Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, di Jakarta, Minggu 22 Februari 2015.

Kemudian, kubu Zulkifli juga mengusung sejumlah program yang tidak ada sewaktu Hatta memimpin PAN.

Wasekjen DPP PAN Teguh Juwarno menjelaskan, pihaknya akan mengadakan konvensi untuk memilih capres yang akan berkompetisi pada pilpres di Pemilu 2019.

"Jadi, ketua umum tidak akan mendominasi capres maupun cawapres," kata Teguh ketika dihubungi.

Selain itu lanjutnya, reunifikasi di mana Zulkifli akan mengajak seluruh komponen yang pernah bersama dengan PAN seperti misalnya, Soetrisno Bachir yang telah menghilang selama lima tahun dari PAN dan dunia politik, serta sejumlah tokoh lainnya yang pernah bersama-sama membangun PAN.

"Serta, desentralisasi kewenangan ke daerah khususnya dalam penentuan kandidat kepala daerah," ujarnya.

Teguh juga menambahkan, persiapan kubu Zulkifli sejauh ini sudah mencapai hampir 80 persen. Konsolidasi ke daerah telah dituntaskan, dan mendapatkan dukungan dari pemilik suara di berbagai belahan Indonesia.

"Tinggal menjaga suasana kebatinan calon pemilih agar tidak berpindah ke lain hati," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
PAN Didesak Percepat...
PAN Didesak Percepat Proses PAW Hanafi Rais
Pengamat Nilai Komunikasi...
Pengamat Nilai Komunikasi PAN Kedepankan Politik Kerukunan Bangsa
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved