Revisi UU KPK, Wajar Publik Khawatir Ada Pelemahan

Minggu, 15 Februari 2015 - 08:30 WIB
Revisi UU KPK, Wajar...
Revisi UU KPK, Wajar Publik Khawatir Ada Pelemahan
A A A
JAKARTA - Setiap ada wacana revisi terhadap Undang-undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) muncul anggapan sedang ada skenario untuk melemahkan KPK, hal itu dipandang wajar.

"Wajar saja kalau ada kekhawatiran seperti itu, karena itu amandemen UU KPK pada saatnya nanti harus dikawal benar oleh publik," kata Anggota Komisi III Arsul Sani melalui pesan singkat, di Jakarta, Sabtu 14 Februari 2015.

Politikus PPP ini menegaskan, jika ada upaya pelemahan terhadap KPK, fraksi PPP akan melakukan penolakan. Namun dia berpandangan UU KPK yang perlu direvisi tentang pimpinan KPK dan pengisiannya ketika kosong.

Dalam UU KPK sekarang, jika ada pemimpin KPK lowong harus diisi dengan proses yang cukup lama, lantaran harus dibentuk pansel, pendaftaran, tanggapan masyarakat hingga fit and proper test di DPR,

"Sehingga tidak efisien, padahal bisa jadi hanya milih satu orang. Misalnya, dipilih saja dari lima orang yang tidak terpilih di DPR untuk jadi pengganti. Tentu jika yang bersangkutan masih dinilai memenuhi syarat untuk jadi pimpinan KPK," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved