Istilah Kriminalisasi KPK Dinilai Berbahaya

Selasa, 03 Februari 2015 - 19:29 WIB
Istilah Kriminalisasi...
Istilah Kriminalisasi KPK Dinilai Berbahaya
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ketua KPK Abraham Samad yang menilai tuduhan Feriyani Lim terkait pemalsuan dokumen, adalah bentuk kriminalisasi kepada KPK, mendapat kritikan.

Hal itu dikatakan Direktur Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Mamun Murod Al Barbasy.

Menurutnya, bahaya membudayakan istilah kriminalisasi KPK setiap ada kasus yang menimpa pemimpin KPK.

"Bahaya, karena itu bentuk pembodohan, seakan pimpinan KPK tidak boleh salah," ujar Mamun Murod Al Barbasy kepada Sindonews, Selasa (3/2/2015).

Dia mengatakan, jika disadari bahwa pemimpin KPK itu manusia, tentu bisa saja salah. "Kasusnya harus dilihat kasus per kasus, tidak bisa digeneralisir sebagai kriminalisasi," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, yang terlihat saat ini, Bambang Widjojanto (BW) dan Abraham Samad seperti ingin berlindung di balik lembaga KPK atas kasus yang menderanya.

Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad menilai tuduhan Feriyani Lim terkait pemalsuan dokumen adalah bentuk kriminalisasi kepada KPK.

"Itu semua rekayasa dan kita lihat saja, apa yang akan terjadi selanjutnya. Ini kriminalisasi," ujar Samad dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin 2 Februari 2015.

Menurut Samad, hal ini bukan kali pertama pemimpin KPK mengalami kriminalisasi.

"Lihat teman-teman kita di masa lalu, juga seperti ini. Seperti juga Pak Antasari, Pak Bibit, Pak Chandra dan lainnya," ujarnya.

Sekadar diketahui, Samad dilaporkan ke Mabes Polri oleh Feriyani Lim. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri Kombes Pol Rikwanto mengatakan, AS dilaporkan terkait dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan untuk pembuatan paspor.
(maf)
Berita Terkait
Abraham Samad: 75 Pegawai...
Abraham Samad: 75 Pegawai KPK Ini Tanpa Kompromi Berantas Korupsi
Punya Pengalaman, Abraham...
Punya Pengalaman, Abraham Samad Berharap Sidang Etik Firli Digelar Terbuka
Abraham Samad Bertemu...
Abraham Samad Bertemu Prabowo Bahas soal Penguatan KPK
PDIP Ungkap Poin Krusial...
PDIP Ungkap Poin Krusial Usulan UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama
KPK Bakal Analisa Laporan...
KPK Bakal Analisa Laporan Abraham Samad terkait PSN PIK 2
Dukung KPK Kembali ke...
Dukung KPK Kembali ke UU Lama, KH Ma'ruf Amin: Kalau Performa Kurang, Sebaiknya Dikembalikan
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved